• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Mengenal Sejarah Hari Santri Nasional

Marketing by Marketing
22 October 2016
in News
0
Mengenal Sejarah Hari Santri Nasional

SoloposFM–22 Oktober diperingati oleh bangsa Indonesia sebagai Hari Santri Nasional. Penetapan Hari Santri Nasional ini sebagaimana yang tercantum dalam Keppres nomor 22 tahun 2015.

Penetapan Hari Santri Nasional ini oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dilatarbelakangi oleh peran para santri di negara Indonesia yang memiliki kontribusi besar dalam masa perjuangan.

‎”Sejarah mencatat, para santri telah mewakafkan hidupnya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dan mewujudkan cita-cita kemerdekaan tersebut,” ucap Jokowi disela peresmian Hari Santri Nasional di Jakarta, tahun lalu.

Penetapan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional merujuk pada peristiwa bersejarah yang membawa bangsa Indonesia meraih kemerdekaan dari para penjajah.

Resolusi jihad yang salah satunya dicetuskan oleh Pendiri NU KH. Hasyim Asy’ari pada tanggal 22 oktober tahun 1945 di Surabaya itu, untuk mencegah kembalinya tentara kolonial belanda yang mengatasnamakan NICA.

Jokowi pun menyebut beberapa tokoh ulama dan santri yang menjadi pejuang kemerdekaan selain KH Hasyim Asy’ari yakni, pendiri Muhammadiyah KH Ahmmad Dahlan‎, pendiri Persatuan Islam atau Persis A Hassan, pendiri Al-Irsyad Ahmad Soorhati, dan pendiri Matlaul Anwar yakni Mas Abdul Rahman.

[Dita Primera/berbagai sumber]

Tags: santrihari santri nasional

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • HUT ke-120, Pemkot Pekalongan Gelar Perayaan Sederhana dengan Kegiatan Sosial
  • Studi Tiru Dekranasda Badung Perkuat Sinergi Pengembangan Batik Pekalongan
  • Sumanto Canangkan Program Jaga Kali Merawat Bumi, Tanam Pohon Penyimpan Air di Sekitar Sungai
  • Ketua DPRD Jateng Sumanto Berharap Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Rekomendasi Konkret dan Terukur
  • Wakil Wali Kota Solo Sosialisasikan Pembatasan Plastik Sekali Pakai di NEO Solo Grand Mall

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.