• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home Program

Mentradisikan Budaya Meminta Maaf dan Memaafkan

W W by W W
5 July 2016
in Program
0
Mentradisikan Budaya Meminta Maaf dan Memaafkan

SoloposFM – Tidak terasa kita sudah sampai di penghujung ramadhan. Selain mulai disibukkan dengan aktivitas mudik, masyarakat sudah bersiap untuk merayakan Lebaran bersama-sama di kampung halaman maupun dengan lingkungan sekitar. Dalam tradisi khas masyarakat Indonesia, kegiatan ini disebut Halal bi halal. Tradisi ini merupakan tradisi yang sudah mengakar di Indonesia. Banyak orang yang menjadikannya sebagai momentum penting di dalam prosesi kehidupannya.

Sungguh merupakan pamandangan yang mengharukan bahwa di akhir Ramadhan, terutama di hari ketiga atau keempat menjelang hari raya Idul Fitri, banyak orang saling berebutan agar bisa pulang ke daerahnya masing-masing dengan tujuan bersalaman dan berucap saling memaafkan di hari nan fitri tersebut. Inilah salah satu keindahan tradisi lokal yang berbasis agama, yaitu sekali setahun mereka berkumpul untuk saling memaafkan dan bertemu dengan kerabat dekat dan jauh dalam rangka meramaikan hari raya Idul fitri yang selalu dirindukan.

Di era modern ini, sesungguhnya bisa saja saling berucap maaf dilakukan lewat ponsel, bahkan juga lewat media social seperti, twitter dan sebagainya. Akan tetapi kerinduan akan saling bertemu fisik serta kerinduan akan daerah kelahirannya ternyata jauh lebih penting dari apa saja. Maka tidak heran, menjelang hari raya semua kendaraan umum penuh sesak. Bus, kereta, kapal laut dan pesawat terbang penuh dengan penumpang. Bahkan kendaraan pribadi seperti mobil dan sepeda motor menyemut di jalan raya. Bahkan terkadang mereka harus menyabung nyawa di jalan raya.//

Niatan untuk pulang ke rumah menghadap orangtua, sanak saudara dan handai taulan tidak lain untuk saling meminta maaf dan memaafkan. Budaya saling memaafkan ini akan lebih indah lagi jika terus kita jaga sepanjang masa. Bukan hanya terjadi sekali setahun saat datangnya momentum Lebaran. Sebab budaya saling memaafkan ini, jika dapat dijaga dampaknya akan sangat indah bagi tatanan kehidupan kita. Apalagi adat ketimuran sudah mengakar kuat di kalangan masyarakat Indonesia. Jangan sampai akar itu tercabut begitu saja selepas Lebaran.

http://radio.solopos.com/assets/dokumen//2016/07/EDITORIAL-SPFM-05-JULI-2016-.mp3
Tags: idul fitrisaling memaafkansilaturahmimaaf lahir batin

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Dorong UMKM Naik Kelas, Pemkot Pekalongan Fasilitasi Sertifikasi Halal
  • Samsat Sukoharjo Perkuat Sinergi Layanan dan Genjot Kepatuhan, Targetkan 80% Warga Taat PajakĀ 
  • Wakil Wali Kota Pekalongan Ajak ASN Terapkan Gaya Hidup Hemat Energi
  • LCCM 2026 Solo Hadir dengan Sistem Baru, Tekankan Uji Mental dan Kecepatan Siswa
  • 49 CPNS Resmi Jadi PNS, Wali Kota Pekalongan: Kinerja Harus Bagus!

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.