• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Pasien Kanker Disarankan Perbanyak Asupan Lemak, Ini Alasannya

Redaksi by Redaksi
30 August 2017
in News
0

SoloposFM- Jika lemak dianggap sebagai penyebab dari berbagai gangguan kesehatan, tidak begitu bagi pasien kanker. Nutrisi satu ini justru dapat membantu pemulihan penyakit. Namun tentu saja jenis lemak yang disarankan adalah jenis lemak baik.

Ya, pasien kanker membutuhkan lebih banyak asupan lemak khususnya lemak tak jenuh untuk tubuhnya. Konsumsi lemak pada orang sehat yakni 30 persen, yakni 10 persen merupakan lemak jenuh (hewani), 10 persen lemak tak jenuh tunggal misalnya dari minyak zaitun dan alpukat dan sisanya lemak tak jenuh ganda yakni omega-3, seperti yang dilansir dari AntaraNews (30/8/2017).

“Sementara kalau orang sudah menderita kanker, lemak bisa ditingkatkan menjadi 40 persen. Sebaiknya lemak tak jenuh, baik tunggal maupun ganda,” ujar Spesialis Nutrisi dari RSCM, DR. Dr. Fiastuti Wijaksono MSc, MS, SpGK.

Dia mengatakan lemak bisa membantu menekan inflamasi sehingga membantu agar sistem imun pasien kanker tak menurun. Sel kanker tak bisa menyentuh lemak untuk tumbuh.

“Lemak yang bisa membantu menekan inflamasi, tidak menyebabkan imunnya menurun, khususnya lemak yang bentuknya omega-3. Makanya disarankan konsumsi omega-3 yakni, 2,1 gram per hari,” kata Fiastuti.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Ketua Yayasan Kanker Indonesia, Prof. DR. Dr. Aru W. Sudoyo, SpPD, KHOM menegaskan, tak ada makanan pantangan bagi pasien kanker seperti anggapan yang beredar selama ini di masyarakat.”Tak ada pantangan makanan,” tutur dia.

(Erlin Setyawati)

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Solo International Art Camp Libatkan 80 Seniman dari 28 Negara
  • PPS 2026 Ajak Generasi Muda Promosikan Budaya dan Wisata Solo
  • Sumanto Dukung Warga Desa Paseban Kembangkan Pertanian dan Pariwisata
  • Chinalink Education Dukung Pelajar Solo Rebut Beasiswa Kuliah di Tiongkok Lewat Bahasa Mandarin
  • Daerah Mulai Krisis Air, Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Kemarau

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.