• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Pembangunan Tol Jogja-YIA Dikebut, Pekan Ini Dilakukan Pematokan

Intan Nurlaili by Intan Nurlaili
25 November 2023
in News
0
Pembangunan Tol Jogja-YIA Dikebut, Pekan Ini Dilakukan Pematokan

Foto aerial proyek tol Jogja-Solo. - Istimewa

Radio Solopos – Pembangunan Jalan Tol Solo-Jogja-Kulonprogo terus dikebut. Beberapa hari lalu, Pemda DIY telah mengeluarkan izin penetapan lokasi (IPL) untuk pembangunan Jalan Tol Seksi Jogja-YIA Kulonprogo. IPL tersebut akan menjadi dasar untuk melanjutkan proses pembangunan tol.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembebasan Lahan Tol Jogja-Solo Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dian Ardiansyah mengatakan beberapa hari ke depan akan ada pematokan di kalurahan terdampak tol. Hanya saja dia belum memberi tahu lokasi dan tanggal pasti pematokan.

“Dalam waktu dekat ada pematokan. Pekan ini dimulai. Kami koordinasi dengan kalurahan dulu. Nanti kami langsung ke masing-masing kalurahan. Jadi tidak dikumpulkan di satu tempat,” kata Dian, Kamis (23/11/2023).

Sementara itu, Kepala Seksi Pengendalian Pertanahan Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY, Ajie Mardana mengatakan setelah IPL terbit beberapa hari lalu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) melalui PPK melayangkan surat kepada Kantor Wilayah (Kanwil) BPN DIY. “Inti suratnya adalah bahwa IPL sudah terbit dan mohon membentuk tim pelaksanaan pengadaan tanah. Tim lalu membuat Satgas A dan B,” katanya.

Melalui Satgas tersebut nantinya dilakukan pengukuran, pencatatan, pematokan, dan mengidentifikasi bangunan dan tanaman yang tumbuh di lahan terdampak. Hasil ini akan diserahkan ke appraisal yang akan menilai nominal yang akan diterima warga terdampak.

Melalui Keputusan Gubernur DIY No. 378/KEP/2023 tentang Penetapan Lokasi Pembangunan Jalan Tol Solo-Jogja-Kulonprogo Seksi Yogyakarta-Kulonprogo, terdapat 18 kalurahan yang akan dilewati proyek tersebut.

Ke-18 lokasi tersebut antara lain Kalurahan Banguncipto dan Kaliagung di Kapanewon Sentolo; Kalurahan Donomulyo di Nanggulan; dan Kalurahan Wates di Wates. Kemudian, pembangunan jalan tol di Kapanewon Kokap melewati Kalurahan Hargomulyo dan Kalurahan Hargorejo. Sedangkan di Kapanewon Pengasih, tol akan melewati Kalurahan Pengasih, Kalurahan Sendangsari dan Kalurahan Karangsari.

Terakhir Kapanewon Temon menjadi wilayah dengan jumlah kalurahan terdampak paling banyak antara lain Kalurahan Kulur, Kalurahan Kaligintung, Kalurahan Temon Wetan, Kalurahan Temon Kulon, Kalurahan Palihan, Kalurahan Janten, Kalurahan Karangwuluh, Kalurahan Sindutan, dan Kalurahan Kebonrejo. Dari jumlah lokasi terdampak tersebut, luas tanah yang dibutuhkan sekitar 344,417 hektare.

Adapun maksud pembangunan jalan tol tersebut untuk meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas serta kapasitas jaringan jalan antarwilayah di DIY serta memberikan opsi transportasi dengan biaya yang relatif lebih rendah dibandingkan jalan yang ada saat ini dan waktu tempuh lebih cepat.

Dari situ, produktivitas dan daya saing dapat ditingkatkan melalui mengurangan biaya distribusi dan penyediaan akses ke pasar regional maupun internasional. Pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarat pun akan terdongkrak.

Rest Area

Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappeda Kulonprogo,  Eko Susanto, mengatakan Pemkab Kulonprogo berharap agar proses pembangunan jalan tol seksi Jogja-YIA segera dilanjutkan. “Kami berharap proses segera dilanjutkan ke tahapan pengadaan tanah. Itu selesai kemudian tahap konstruksi,” kata Eko.

Eko menambahkan Pemkab setempat akan memanfaatkan dengan optimal keberadaan jalan tol tersebut. Dia mengaku Bappeda telah memiliki rencana pembangunan apabila tol telah terbangun, salah satunya ada penempatan UMKM di rest area.

“Kami semaksimal mungkin mendorong adanya peran UMKM lokal dalam pengisian rest area. Ekonomi lokal di luar exit toll, penghubung ke jalan nasional juga harus berkembang. Keluar tol nanti bisa disambut kuliner, oleh-oleh, dan hiburan lokal semacam taman budaya yang diisi atraksi. Misalkan seperti itu. Bisa juga angkringan atau kafe dan restoran dengan live music,” katanya.

Artikel ini telah tayang di harianjogja.com dengan judul “IPL Jalan Tol Jogja-YIA Terbit, Pematokan Dilakukan Pekan Ini”

Tags: kulonprogotol solo-jogjaseksi Jogja-YAIpematokan

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Warga Laweyan Solo Dapat Hadiah Umrah Iftar Ramadan dari Lorin Group Solo
  • Tirta Ampera Boyolali Perkuat Layanan, Pengaduan Pelanggan Kini Terintegrasi Digital
  • Dana Transfer Pusat Turun Rp1,5 Triliun, Sumanto: Pemprov Jateng Harus Kreatif Gali Potensi PAD
  • Fokus Kolaborasi Pemerintah Pusat–Daerah, Penanganan Rob Pekalongan Masuk Tahap Evaluasi Ulang
  • DPRD Jateng Bahas Raperda Penyelenggaraan Standardisasi Jalan dan Garis Sempadan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.