• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Selasar UMKM: Olahan Ubi Ungu Ala Korea Viral di Solo, Penjualan Kauki Tembus Ratusan Order

Aulia Anindyanari Lathifah

Abu Nadzib by Abu Nadzib
17 July 2026
in News
0
Selasar UMKM: Olahan Ubi Ungu Ala Korea Viral di Solo, Penjualan Kauki Tembus Ratusan Order

Kestian Wati owner brand Kauki membicarakan usaha produk olahan ubi dalam Talkshow Selasar UMKM Radio Solopos, Selasa (14/7/2026). (Radio Solopos).

Radio Solopos, SOLO – Olahan ubi ungu ala Korea yang dipasarkan UMKM Kauki menarik perhatian masyarakat Solo.

Produk yang baru dipasarkan sekitar satu setengah bulan tersebut bahkan mampu mencatat pesanan lebih dari 200 buah dalam sekali pre-order (PO).

Owner Kauki, Kestian Wati, mengatakan produk yang dikembangkan terinspirasi dari goguma ppang, camilan khas Korea berbahan dasar ubi.

Sedangkan nama brandnya Kauki sendiri berasal dari bahasa ilmiah sawo kecik, yaitu Manilkara kauki.

Sawo kecik dalam bahasa Jawa merupakan kiasan dari sarwo becik, yang harapannya akan berisi hal-hal dengan banyak kebaikan.

Produk adaptasi tersebut dimodifikasi dengan isian keju dan dibentuk menyerupai ubi asli sehingga memiliki tampilan yang unik.

“Awalnya kami mengambil inspirasi dari Korea, kemudian kami modifikasi menggunakan ubi dan keju,” ujar Kestian dalam Talkshow Selasar UMKM yang disiarkan Radio Solopos, Selasa (14/7/2026).

Menurut Kestian, usaha Kauki sebenarnya telah berjalan selama lima tahun di Kalimantan.

Akan tetapi, karena sejumlah alasan seperti lesunya pasar dan sulitnya transportasi mendorong keputusan untuk berpindah.

Setelah berpindah ke Solo, produk olahan ubi tersebut justru mendapat respons yang lebih besar dari masyarakat.

Kestian mengaku promosi melalui media sosial, khususnya Threads, menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan penjualan.

“Awalnya hanya iseng mengunggah di Threads. Ternyata dilihat puluhan ribu orang dan pesanan langsung meningkat,” katanya.

Bahan Berkualitas

Kestian menjelaskan seluruh produk dibuat menggunakan ubi tanpa campuran tepung pada adonan utama.

Ubi yang digunakan adalah ubi ungu karena lebih mudah diperoleh di Solo dan memiliki kandungan gula yang lebih rendah dibanding ubi oranye.

Untuk menjaga kualitas, Kauki menggunakan ubi yang dipasok dari Magelang karena memiliki tekstur yang lebih padat, warna ungu yang pekat, dan kadar air yang sesuai.

Selain ubi, produk tersebut juga menggunakan susu, mentega, keju, telur, dan tepung ubi sebagai lapisan luar agar tampil menyerupai ubi asli.

Saat ini proses produksi masih dilakukan secara manual bersama lima pekerja dengan pembagian tugas mulai dari mengupas ubi, menimbang adonan, mengisi keju, hingga melayani pemesanan.

Kestian mengatakan seluruh produk dipasarkan melalui sistem pre-order karena proses pembuatannya membutuhkan yang waktu cukup lama.

Bidik Kedai Sendiri

Meski permintaan terus meningkat, Kauki belum membuka toko fisik maupun kerja sama dengan kedai kopi.

Kestian mengaku untuk saat ini masih fokus memperkuat produksi dan menjaga kualitas produk.

Ke depan, ia menargetkan dapat membuka kedai sendiri di Kota Solo sekaligus menghadirkan inovasi olahan berbahan dasar ubi.

Inovasi tersebut menjadi alternatif jawaban apabila dirasa situasi dan kondisi yang kurang baik mulai mendesak.

”kalau lesu mau mencoba endorse, kalau tidak ya membuat menu baru dari inovasi ubinya.” tutup Kestian.

Tags: Selasar UMKMKaukiKestian WatiOlahan Ubi

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Selasar UMKM: Olahan Ubi Ungu Ala Korea Viral di Solo, Penjualan Kauki Tembus Ratusan Order
  • Selasar UMKM: Mantan Banker Kembangkan Peternakan Kambing Boer, Bidik Pasar Akikah Premium
  • KUA-PPAS 2027 Fokus pada Layanan Publik dan Kesejahteraan Warga
  • Pemkot Pekalongan Perkuat Program Strategis Nasional Usai Pembinaan Kepala Daerah
  • Dompet Dhuafa dan Nurim Peduli Khitan Massal 22 Anak di Semarang

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.