• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Selasar UMKM: Selama 23 Tahun Sanggar Lukis Bobbo Jadi Terapi Stres Siswa Sekolah

Resna Salsabila

Abu Nadzib by Abu Nadzib
2 March 2026
in News
0
ruang umkm sanggarku bobbo

Pemilik Sanggarku Bobbo, Taufiq Asnani, berfoto bersama penyiar Senja Kurnia seusai talkshow Selasar UMKM di Radio Solopos, Senin (2/3/2026). (Istimewa)

Radio Solopos, SOLO— Di tengah padatnya jadwal sekolah dan tekanan akademik anak-anak, sebuah sanggar lukis di kawasan Pajang, Solo, Jawa Tengah hadir sebagai ruang pelepas penat.

Berdiri sejak 2003, Sanggarku Bobbo tak sekadar mengajarkan teknik menggambar tetapi memposisikan seni sebagai terapi untuk menjaga kesehatan emosional anak.

Owner Sanggarku Bobbo, Taufik Esnani, mengatakan sanggar yang dirintisnya berawal dari kegiatan sosial mengumpulkan anak-anak kampung untuk belajar melukis bersama.

Seiring waktu, minat masyarakat meningkat hingga akhirnya berkembang menjadi jasa pendidikan seni lukis anak.

“Sekarang ini anak-anak banyak yang stres dengan pelajaran sekolah. Target akademik makin tinggi. Seni lukis menjadi selingan dan penyeimbang supaya jiwa anak tetap sehat,” ujar Taufik dalam Talkshow Selasar UMKM di Radio Solopos, Senin (2/3/2026).

Menurutnya, pendekatan di Sanggarku Bobbo berbeda dari kursus formal pada umumnya.

Tidak ada kurikulum baku maupun target prestasi. Sistem pembelajaran dilakukan secara personal, menyesuaikan tingkat dan karakter masing-masing anak.

Ia menekankan pentingnya membedakan antara bakat dan minat. Anak yang tidak berbakat tetapi memiliki minat kuat tetap bisa berkembang jika dibimbing dengan tepat.

Sebaliknya, bakat tanpa pendampingan tidak akan menghasilkan prestasi optimal.

“Yang utama anak happy dulu. Kalau sudah senang, prestasi akan mengikuti,” katanya.

Mayoritas peserta didik berasal dari jenjang playgroup hingga SD. Taufik menilai usia dini merupakan fase paling efektif untuk menumbuhkan kepekaan rasa melalui seni.

Ia bahkan menyebut anak yang terbiasa menggambar manual cenderung memiliki sensitivitas dan kepedulian lebih tajam dibanding anak yang sepenuhnya belajar melalui teknologi digital.

Di tengah gempuran dunia digital, Sanggarku Bobbo tetap bertahan dengan mempertahankan metode menggambar manual.

Menurut Taufik, kepekaan terhadap warna, gradasi, dan detail tidak bisa sepenuhnya tergantikan oleh teknologi.

Nama Bobbo sendiri terinspirasi dari majalah anak legendaris Bobo. Namun, Taufik memodifikasinya menjadi singkatan yang bermakna kreatif, yakni “bisa orek-orek dan bisa otak-atik” (Bobbo), sebagai simbol kebebasan berkreasi.

Selain mengelola sanggar, Taufik juga aktif menjadi guru seni di sejumlah taman kanak-kanak di Solo serta kerap dipercaya sebagai juri lomba mewarnai anak di wilayah Soloraya.

Ia mengakui menjadi juri bukan hal mudah karena harus mempertimbangkan aspek teknis sekaligus psikologis anak.

Sanggarku Bobbo membuka kelas setiap Senin hingga Sabtu pukul 16.00 WIB di Cokrotinggi No.13, Makamhaji, Pajang, Solo.

Pendaftaran dibuka secara langsung (open house), dan anak bisa langsung mengikuti kelas setelah mendaftar.

Dengan pendekatan berbasis kebahagiaan anak, Sanggarku Bobbo membuktikan bahwa seni bukan sekadar soal hasil akhir atau gelar juara, melainkan proses membangun rasa, empati, dan keseimbangan emosi sejak dini.

Tags: Sanggar LukisSanggarku BobboSelasar UMKM

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Politeknik Assalaam Siap Bertransformasi Menjadi Universitas pada Tahun 2027
  • Pemkot Solo Siapkan Pembatasan Sampah ke Putri Cempo, Pengolahan Dimulai dari Rumah Tangga
  • Mitra10 Solo Baru Tawarkan Solusi Bangun Rumah Tanpa Ribet
  • Kokola Luncurkan Kukis Black, Perkuat Diferensiasi Produk di Tengah Persaingan Pasar
  • Fokus Kualitas Layanan, BPJS Kesehatan Bersama Fasilitas Kesehatan Dukung JKN Berkelanjutan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.