• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Crew
    • Ardi Sardjono
    • Fira Maghfirani
    • Hadiyawan Arto Buwono
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Siswa SMP Dilarang Konvoi Saat Pengumuman Kelulusan

Redaksi by Redaksi
30 May 2017
in News
0
Siswa SMP Dilarang Konvoi Saat Pengumuman Kelulusan

SoloposFM–Surat edaran (SE) yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo dilayangkan ke semua sekolah menengah pertama (SMP), agar kelulusan siswa bisa diumumkan sore hari. Rencananya, pengumuman kelulusan siswa Smp dilaksanakan Jumat (2/6/2017).

Hal itu dibenarkan Kasi Kurikulum Pendidikan Dasar (Dikdas) SMP Disdik Kota Solo, Waliyono, saat dimintai informasi, Senin (29/5/2017). “Khusus untuk SMP negeri, siswa-siswinya diwajibkan mengenakan pakaian adat,” ungkap Waliyono, seperti yang dilansir oleh Solopos.com (30/5/2017).

Sedangkan untuk SMP swasta, lanjut dia, pemakaian baju adat sifatnya hanya imbauan. Waliyono menjelaskan pada Kamis (1/6/2017), Disdik Solo akan mengirimkan tim untuk mengambil nilai Ujian Nasional (UN) SMP. Setibanya dari Semarang, nilai UN langsung diserahkan ke sekolah untuk kemudian diolah dengan komponen nilai lainnya.

“Karena pengumuman kelulusan dijadwalkan sore hari, pihak sekolah masih memiliki waktu untuk rapat menentukan kelulusan siswa,” terang dia.

Mengingat nilai UN bukan menjadi syarat utama kelulusan, menurut Waliyono, sehingga berapapun nilainya asal sudah menyelesaikan proses pembelajaran bisa dipastikan lulus.

“Karena salah satu syarat kelulusan itu mengikuti UN, berapapun nilainya. Namun jika yang bersangkutan tidak mengikuti UN maka yang bersangkutan berarti tidak menyelesaikan proses pembelajaran sehingga tidak lulus,” imbuh dia.

Waliyono berharap pascapengumuman, para lulusan SMP tidak melakukan aksi konvoi dan corat-coret.  “Mending bajunya yang masih bagus disumbangkan, jangan di corat-coret. Lalu setelah lulus persiapan mendaftar sekolah baik SMA/SMK,” ungkap dia.

 

[Dhi Ajeng Ayu Putri]

Tags: solopendidikansmpKelulusan

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Mangkunegaran Gelar Dhaup Ageng Gusti Sura pada November
  • Pernikahan di Jogja Menurun, Kemenag Tegaskan Biaya Nikah Sesuai Ketentuan
  • Pemkot Magelang Perkuat Pengelolaan Data Kependudukan
  • Menatap Layar Terlalu Lama, Mata Bisa Lelah hingga Sakit Kepala
  • Mercure Solo Gelar Workshop Upcycling Batik dan Yoga Berkain

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.