• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Stop, Jangan Simpan Tomat di Kulkas!

Marketing by Marketing
25 October 2016
in News
0
Stop, Jangan Simpan Tomat di Kulkas!

SoloposFM–Tomat adalah sayuran yang kaya akan vitamin C. Sayuran yang memiliki nama Latin, Solanum lycopersicum ini, amat mudah dijumpai baik di pasar tradisional maupun supermarket. Sayuran yang rasanya asam ini bisa diolah menjadi berbagai masakan dan enak dijus begitu saja. Karena harganya yang relatif murah dan manfaatnya yang banyak itu, tak jarang orang berbelanja tomat dalam jumlah banyak. Namun ternyata tomat tidak disarankan untuk disimpan di kulkas.

Dilansir dari liputan6, Selasa (25/10/2016), sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa ternyata cara ini merupakan satu kesalahan besar. Menurut peneliti dari The University of Florida, tomat yang disimpan di kulkas akan mengalami kerusakan genetik dan mengubah rasa. Harry J. Klee, peneliti utama pernah memberikan penjelasannya kepada New York Times bahwa buah-buahan dari daerah subtropis, seperti tomat akan kaget jika disimpan dalam suhu sekitar 41 derajat Fahrenheit atau suhu yang sama dengan kulkas. Ketika buah-buahan ini dikeluarkan dari kulkas dan dihangatkan, beberapa gen di dalamnya akan mengalami kerusakan.

Nah, ada beberapa solusi agar tomat yang Anda miliki tetap terjaga kualitasnya. Yang perlu diingat, bahwa speerti halnya pisang,
tomat adalah sayur yang mudah teroksidasi. Ia dapat mempengaruhi buah/sayur lain agar lekas masak, oleh karena itu, selalu usahakan menyimpan tomat dalam plastik dan dijauhkan dari buah atau sayur lainnya.

Membeli tomat agar awet dan tahan lama, jangan pilih yang terlalu masak apabila tidak segera dipakai. Nah, berikut adalah cara menyimpan tomat yang benar.

Tomat yang masih hijau

Untuk jenis tomat yang masih hijau, simpanlah di dalam kotak kardus hingga warnanya memerah dan matang. Atau bila tidak ada kotak kardus, letakkan di dalam box plastik dan dialasi koran.

Tomat yang matang

Tomat yang menjelang matang atau sudah matang sebaiknya dicuci bersih dan disimpan di suhu ruang. Jauhkan dari sinar matahari dan simpan dengan cara berjajar, jangan ditumpuk agar tidak mudah matang. Ia masih bisa bertahan 2-3 hari.

[Dita Primera]

Tags: kulkastomat

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Dorong UMKM Naik Kelas, Pemkot Pekalongan Fasilitasi Sertifikasi Halal
  • Samsat Sukoharjo Perkuat Sinergi Layanan dan Genjot Kepatuhan, Targetkan 80% Warga Taat PajakĀ 
  • Wakil Wali Kota Pekalongan Ajak ASN Terapkan Gaya Hidup Hemat Energi
  • LCCM 2026 Solo Hadir dengan Sistem Baru, Tekankan Uji Mental dan Kecepatan Siswa
  • 49 CPNS Resmi Jadi PNS, Wali Kota Pekalongan: Kinerja Harus Bagus!

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.