Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Suci Kirana Dewi, Pendatang Baru yang Cetak Sejarah di Boccia

Avrilia Wahyuana by Avrilia Wahyuana
5 August 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Inaspoc

Suci Kirana Dewi, salah satu atlet Boccia andalan Indonesia yang berlaga di ajang ASEAN Paragames Solo 2022 (INASPOC)

SoloposFM, Tidak pernah terbayangkan oleh keluarga, bahwa Suci Kirana Dewi bisa mengharumkan nama bangsa Indonesia meski memiliki keterbatasan. Namun, Suci Kirana Dewi memang memiliki semangat juang yang tinggi sejak kecil.

Suci Kirana Dewi merupakan salah satu atlet Boccia andalan Indonesia yang berlaga di ajang ASEAN Paragames Solo 2022. Meski terbilang sebagai cabang olahraga baru di Indonesia, kini nama Boccia mulai sering dibicarakan.

Suci Kirana Dewi, yang turun di kategori tunggal puteri kelas BC3 berhasil menambah perolehan medali bagi Indonesia di ASEAN Paragames Solo 2022. Dia mempersembahkan medali perunggu usai mengalahkan atlet Thailand Juthamat Rattana dengan skor 7-3 di GOR FKOR UNS Solo, Kawasan Manahan, Rabu (3/8/2022).

Baginya, raihan perak ini adalah menjadi bukti bahwa dirinya, dengan segala keterbatasan yang dimiliki, bisa mewujudkan mimpi memberi kebanggaan kepada orangtua, dan terutama Indonesia.

Baca Juga

Beasiswa S1 Disiapkan untuk Warga Lokal Kawasan Transmigrasi Barelang

Beasiswa S1 Disiapkan untuk Warga Lokal Kawasan Transmigrasi Barelang

12 October 2026
Kemnaker Uji Coba Pelatihan Terhubung Industri untuk Tekan Kesenjangan Kompetensi

Kemnaker Uji Coba Pelatihan Terhubung Industri untuk Tekan Kesenjangan Kompetensi

9 October 2026
Mangkunegaran Gelar Dhaup Ageng Gusti Sura pada November

Mangkunegaran Gelar Dhaup Ageng Gusti Sura pada November

8 October 2026
Pemkot Magelang Perkuat Pengelolaan Data Kependudukan

Pemkot Magelang Perkuat Pengelolaan Data Kependudukan

8 October 2026

“Saya ingin membanggakan orangtua, ini membuktikan bahwa sebagai penyandang cacat juga bisa berpretasi di ajang internasional,” Suci Kirana menuturkan.

boccia
Suci Kirana Dewi, salah satu atlet Boccia andalan Indonesia yang berlaga di ajang ASEAN Paragames Solo 2022 (INASPOC)

 

Terlahir dengan Cerebral Palsy, ayah Suci Kirana Dewi, Wuli Santoso sempat mengkhawatirkan nasib putri sulungnya. Namun justru Suci Kirana Dewi memiliki semangat yang luar biasa walau memiliki keterbatasan.

“Sejak kecil dia memang sudah berbakat. Saat masih sekolah dulu juga sering mengikuti lomba, seperti lomba puisi. Saya selaku orangtua hanya mendukung apa pun yang dia inginkan,” kata ayah Suci  Kirana Dewi, Wuli Santoso, ketika ditemui di venue Boccia, Rabu (3/8/2022).

Baca juga : Pelajar Belajar Kesetaraan di Venue ASEAN Paragames Solo 2022 

 

Dukungan Keluarga

 

Pertandingan hari ini terasa istimewa karena dia didukung langsung oleh orang-orang terpenting dalam hidupnya, yaitu ayah, ibu, serta adiknya. Ayahnya, Wuli Santoso, bahkan tak bisa menutupi rasa harusnya setelah Suci Kirana Dewi menyumbang medali perunggu.

“Saya sangat bangga sekali, ini adalah kebanggaan orang tua,” kata Wuli dengan mata berkaca-kaca.

Sebagai orang tua, tentu tidak mudah merawat dan membesarkan anak dengan Cerebral Palsy. Namun dia menegaskan, dukungan penuh merupakan salah satu cara untuk membuktikan cinta keluarga terhadap Suci Kurnia Dewi.

Sementara itu, adik Suci Kirana Dewi, Ragil Listyaningrum, mengaku tidak menyangka kakaknya bisa menjadi alet Indonesia dan meraih prestasi di kancah olahraga level internasional.

“Kami sama sekali tidak menyangka dia bisa sejauh ini, karena dia memiliki keterbatasan. Tapi saya sangat bangga dengan prestasi yang diukir olehnya,” tutur Ragil.

Bagi Suci Kirana Dewi sendiri, ini adalah pengalaman pertamanya bermain di ajang multi-event internasional, sehingga wajar jika ia merasa gugup. Apalagi karena banyak penonton yang datang langsung ke venue.

“Ini adalah turnamen internasional pertama saya, semoga saya bisa lolos ke Paralimpic dan mempersembahkan medali untuk Indonesia,” ucap Suci Kirana.

Suci Kirana Dewi sebelumnya mendulang emas saat bermain di Pekan Paralimpiade Nasional (Papernas) XVI Papua 2021. Setelah mengamankan medali pertamanya di tingkat Asia Tenggara, Suci Kirana Dewi memasang target tinggi untuk lolos main di Paralimpiade 2024 di Prancis.

Suci Kirana Dewi bertanding di nomor tunggal putri kelas BC3. Boccia merupakan olahraga yang belum terlalu populer di Indonesia, namun terus berkembang sejak perhelatan Asian Paragames 2018.

Kelas BC3 diperuntukkan bagi atlet yang memiliki hambatan fungsi lengan dan kaki, serta kurangnya kemampuan kendali tubuh karena mengidap gangguan otak maupun gangguan lain.

Kondisi fisik ini tidak memungkinkan atlet untuk menggenggam, melempar, ataupun mendoron bola ke lapangan. Oleh karenanya, atlet ini diperbolehkan menggunakan incline ramp atau bantuan asisten untuk mendorong bola.

Baca juga : Inspirasi Kemandirian dari Anak Berkebutuhan Khusus di Pameran Produk ASEAN Paragames 2022

 

Tags: ASEAN Paragames Solo 2022Cerebral PalsyBocciaInaspoc

Related Posts

Pelajar Nonton Asean Para Games

Ini Dia Keseruan Pelajar Nonton Final Badminton Asean Para Games

by Avrilia Wahyuana
5 August 2022
0

SoloposFM, Pelaksanaan ASEAN Para Games 2022 yang berlangsung di Kota Surakarta mulai tanggal 30 Juli 2022 sampai 6 Agustus...

atlet Disabilitas

ASEAN Paragames 2022 Picu Semangat Anak-anak Disabilitas Untuk Menjadi Atlet

by Avrilia Wahyuana
4 August 2022
0

SoloposFM, Kebahagiaan terpancar dari wajah lima anak disabilitas selepas berfoto bersama dengan Maria Goreti peraih medali emas di...

Maskot ASEAN Paragames

Ini Dia Sosok Di Dalam Kostum Maskot ASEAN Paragames Solo 2022

by Avrilia Wahyuana
4 August 2022
0

SoloposFM, Maskot ASEAN Paragames Solo 2022 Rajamala selalu terlihat saat momen pengalungan medali di gelanggang Para-atletik, Stadion Manahan Solo. ...

Junaedi Judoka

Dari Menggembala Kambing, Junaedi jadi Judoka Berprestasi

by Avrilia Wahyuana
4 August 2022
0

SoloposFM, Judoka Indonesia, Junaedi, memang masih gagal menyumbang emas di ajang ASEAN Paragames Solo 2022. Tapi, medali perak...

Rajamala

Pengen Lihat Langsung Closing Ceremony ASEAN Paragames Solo 2022, Ini Caranya!

by Avrilia Wahyuana
4 August 2022
0

SoloposFM,  Indonesia ASEAN Para Games Organizing Committee (Inaspoc), sudah menyiapkan rentetan acara penutupan sejak jauh-jauh hari. Rencananya, closing...

Emas Lempar Lembing

Raih Emas Lempar Lembing, Maria Willi Berderai Air Mata Ingat Sang Ayah

by Avrilia Wahyuana
3 August 2022
0

SoloposFM Maria Willi tidak bisa membendung air matanya setelah mempersembahkan emas untuk Indonesia di nomor javelin throw women...

ASEAN Paragames Solo 2022

Pelajar Belajar Kesetaraan di Venue ASEAN Paragames Solo 2022

by Avrilia Wahyuana
2 August 2022
0

SoloposFM, Banyak hal positif yang didapat dari penyelenggaraan ASEAN Paragames 2022 yang berlangsung di Solo pada 31 Juli...

Load More

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Tulus – “Teh Hijau” Jadi Jawara IndoHits Radio Solopos Pekan Ini
  • Taylor Swift “Patient Zero” Jadi Jawara Top Ten Radio Solopos Pekan Ini
  • Gemar Membaca Sejak Kecil Dikaitkan dengan Fungsi Otak Lebih Baik
  • Beasiswa S1 Disiapkan untuk Warga Lokal Kawasan Transmigrasi Barelang
  • 5 Film Tayang di Bioskop Solo Pekan Ini, Ada Avengers Endgame dan Other Mommy
Radio Solopos FM

© 2025 Radio Solopos.

Navigate Site

  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2025 Radio Solopos.