• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Lady Antebellum Berubah Jadi ‘Lady A’

Redaksi by Redaksi
18 June 2020
in News
0
Lady Antebellum Berubah Jadi ‘Lady A’

SoloposFM, Grup musik country Lady Antebellum mengubah nama mereka menjadi ‘Lady A’. Keputusan ini diubah karena ‘antebellum’ ternyata terasosiasi dengan perbudakan di Amerika Serikat.

Lewat surat terbuka, salah satu grup musik country sukses ini mengatakan bahwa mereka memilih nama itu 14 tahun lalu terinspirasi dari gaya perumahan antebellum. Namun saat perang saudara di AS, kata itu lalu diasosiasikan dengan perbudakan.

Tiga personelnya yaitu Hillary Scott, Charles Kelley dan Dave Haywood minta maaf karena mereka tidak sadar nama yang mereka pilih bisa menyinggung sebagian orang.

“Kami menyesal dan malu karena kami tidak mempertimbangkan keterkaitan kata ini dengan periode sejarah perang saudara yang melibatkan perbudakan. Kami meminta maaf kepada yang tersakiti akan hal ini dan pada siapapun yang merasa tidak aman, tidak dilihat, atau tidak dihargai,” ungkap grup tersebut.

Sebagaimana dikutip Detik.com, perubahan ini dibuat sebagai respons unjuk rasa besar-besaran yang memprotes rasialisme sistemik di Amerika Serikat. Aksi protes ini dipantik oleh kematian warga kulit hitam, George Floyd, yang tewas dibunuh polisi.

“Mata kami terbuka lebar akan ketidakadilan, ketidaksetaraan dan bias yang selalu dihadapi pria dan wanita kulit hitam setiap hari,” kata grup pelantun ‘Need You Now’ ini.

 [Diunggah oleh Avrilia Wahyuana]

Tags: musikcountry musicladi antebellum

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Warga Laweyan Solo Dapat Hadiah Umrah Iftar Ramadan dari Lorin Group Solo
  • Tirta Ampera Boyolali Perkuat Layanan, Pengaduan Pelanggan Kini Terintegrasi Digital
  • Dana Transfer Pusat Turun Rp1,5 Triliun, Sumanto: Pemprov Jateng Harus Kreatif Gali Potensi PAD
  • Fokus Kolaborasi Pemerintah Pusat–Daerah, Penanganan Rob Pekalongan Masuk Tahap Evaluasi Ulang
  • DPRD Jateng Bahas Raperda Penyelenggaraan Standardisasi Jalan dan Garis Sempadan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.