• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Anomali Cuaca, Masih Pandemi, Jangan Lupa Jaga Kondisi

Redaksi by Redaksi
1 July 2021
in News
0
anomali cuaca

SoloposFM, Pada bulan Juni biasanya Pulau Jawa telah memasuki musim kemarau. Namun, dalam beberapa hari terakhir hujan lebat justru melanda. Anomali menghangatnya suhu permukaan laut di perairan Indonesia dan siklus gelombang atmosfer Madden Julian Oscillation meningkatkan kembali peluang terjadinya hujan di musim kemarau.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menjelaskan penyebab sering turun hujan pada Juni yang semestinya menjadi musim kemarau di Indonesia. Peneliti Klimatologi PSTA-Lapan, Erma Yulihastin mengatakan fenomena hujan di bulan Juni terjadi akibat anomali musim kemarau yang cenderung basah.

Baca juga : PPKM Mikro Diperketat Lagi, Sobar Solopos: Jangan Abai!

 

Hal ini disebabkan oleh pengaruh dinamika laut-atmosfer yang terjadi di Samudra Hindia. Dinamika ini ditunjukkan dari pembentukan pusat tekanan rendah berupa pusaran angin yang dinamakan dengan vorteks di selatan ekuator dekat pesisir barat Sumatra dan Jawa. Selain terjadi vorteks, dipengaruhi juga oleh anomali suhu permukaan laut lokal.

“Pembentukan vorteks di Samudra Hindia sangat intensif sejak awal Juni. Hal itu diprediksi bertahan sepanjang periode musim kemarau, sehingga berpotensi menimbulkan anomali musim kemarau yang cenderung basah sepanjang bulan Juli-Oktober,” ujar Erma lewat keterangan tertulisnya.

 

Kemarau Basah

 

Lebih lanjut, Erna menyebut kemarau basah ini terutama terjadi di wilayah Indonesia bagian selatan seperti Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara Timur dan timur laut (Maluku, Sulawesi, Halmahera).

Erna menyebut eksistensi vorteks dan penghangatan suhu permukaan laut di perairan lokal Indonesia diprediksi akan berlangsung hingga Oktober.

Baca juga : Antusias! Masyarakat Ingin Segera Divaksin Covid-19

 

Selain itu, kemaraun basah juga diperkuat dengan pembentukan Dipole Mode negatif di Samudra Hindia, yang berpotensi menimbulkan fase basah di barat Indonesia.Diple Mode negatif ini diprediksi hanya berlangsung secara singkat, yaitu dua bulan (Juli-Agustus).

Dipole Mode itu, kata Erma, ditandai dengan penghangatan suhu permukaan laut di Samudra Hindia dekat Sumatra, sedangkan sebaliknya di wilayah dekat Afrika mengalami pendinginan suhu permukaan laut.

Ia menjelaskan pada kondisi tersebut mengakibatkan pemusatan aktivitas awan dan hujan di Samudra Hindia barat, sehingga berdampak pada pembentukan hujan yang berkepanjangan selama musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia.

 

Cuaca Soloraya

 

Iis Widya Harmoko,Kepala Seksi Data dan Informasi (Datin) BMKG Stasiun Klimatologi Semarang dalam Dinamika 103 SoloposFM, Kamis (01/07/2021) memaparkan kondisi saat ini memang masih seperti pancaroba. Hujan biasanya sore hingga malam.

“Biasanya kondisi seperti ini gampang bikin orang sakit flu. Masyarakat dimasa pandemi harus menjaga kesehatan,” ungkap Iis.

Kondisi cuaca ini akan bertahan lama di Soloraya. Namun memang pengaruhnya akan lebih terasa di wilayah dataran tinggi.

 

Opini Pendengar SoloposFM

 

Dalam Dinamika 103 SoloposFM, Kamis (01/07/2021) mayoritas pendengar mengakui bahwa cuaca saat ini memang tidak normal. Sebanyak 75% peserta polling menyadari terajdi anomali cuaca. Sementara 25% sisanya menyatakan sebaliknya

Berikut sejumlah opini mereka:

Opini Pendengar SoloposFM

Dalam Dinamika 103 SoloposFM, Kamis (01/07/2021) mayoritas pendengar mengakui bahwa cuaca saat ini memang tidak normal. Sebanyak 75% peserta polling menyadari terajdi anomali cuaca. Sementara 25% sisanya menyatakan sebaliknya

Berikut sejumlah opini mereka:

“Tidak normal. Sejak pelajaran SD mulai bulan juni sudah mulai musim kemarau,” tulis Sulung di Kebakkramat.

“Kalau menurut ilmu geografi dulu pas sekolah ini tidak normal, bulan Juni/Juli normalnya kemarau,” ungkap Medi Wibowo di Kadipiro.

“Nggak wajar/anomali cuaca saat ini, yang seharusnya sudah memasuki musim kemarau dari bulan April sd Sept. Malah sekarang curah hujan cukup lama apalagi di awali dengan petir dan kadang hujannya disertai angin yang cukup kencang. Pengaruh cuaca menyebabkan kelangkaan sayur mayur dan harga juga merangkak naik,” papar Priyanto Sasongko.

“Tapi saya suka cuaca seperti ini, nggak kekeringan, petani selalu mendapatkan air,” tulis Adi.

“Menurut saya cuaca nggak seperti biasanya, Biasanya sudah memasuki musim kemarau, tapi hujan, gluduk, dan angin masih mengiringi, bahkan hujan sehari terjadi serial (hujan….cerah, mendung…hujan lg sampai sehari semalam), apa ini efek virus corona atau sebaliknya…!?  Untuk mengatasi hal ini kita harus bisa mengatasinya menjaga kesehatan, jauh dr covid…jauh dr sakit. Salam sehat, salam, semangat, no covid…no sakit,” tulis Sri Almi di Sragen.

 

[Diunggah oleh Avrilia Wahyuana]

Tags: dinamikaanomali cuaca

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Edukasi Adab Bertamu Jadi Metode Pembelajaran PAUD di Kota Pekalongan
  • Realisasi PBB Pekalongan Naik, Program Penghapusan Denda Dinilai Efektif Dorong Kepatuhan Warga
  • Dihadiri Mas Wali Solo, Berikut Rekaman Lensa Kemeriahan HUT Ke-22 Radio Solopos
  • Rencana Pembangunan PSEL Direspons Cepat Kementerian LH, Wali Kota Aaf: Alhamdulillah…
  • Wali Kota Aaf Minta PKK Pekalongan Jadi Ujung Tombak Edukasi Pemberantasan Rokok Ilegal

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.