• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Ketahanan Pangan Global, 1,3 Miliar Ton Makanan Terbuang Setiap Tahun

Intan Nurlaili by Intan Nurlaili
11 November 2023
in News
0
Ketahanan Pangan Global, 1,3 Miliar Ton Makanan Terbuang Setiap Tahun

Ilustrasi makanan terbuang sia-sia./Reuters

Radio Solopos – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengungkapkan sebanyak 1,3 miliar ton makanan terbuang setiap tahunnya.

Deputi II Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi Bapanas Nyoto Suwignyo menyampaikan, jumlah tersebut setara 1/3 produksi makanan untuk mencukupi kebutuhan global.

“Tentunya hal tersebut jika dikonversi dalam nominal uang, bukan suatu jumlah uang yang sedikit dan memiliki potensi untuk dimanfaatkan terhadap 61-125 juta jiwa atau setara dengan 29-47% penduduk Indonesia,” ungkap Nyoto dalam sambutannya pada acara Hari Ritel Nasional di Jiexpo Kemayoran, dikutip bisnis.com Sabtu (11/11/2023).

Melihat fakta tersebut, Bapanas pada kesempatan ini mengajak para peritel utamanya yang bergerak di bidang pangan untuk menggalakan kampanye stop boros pangan dengan menempelkan himbauan berupa flyer atau iklan di tempat usahanya masing-masing.

Adapun Bapanas dan peritel turut serta dalam pengawasan keamanan mutu pangan terutama pangan segar asal tumbuhan (PSAR).

Mereka secara rutin melakukan pengecekan dengan tujuan menjaga kualitas pangan yang tersedia bagi masyarakat sehingga mampu meningkatkan gizi serta mengurangi tingkat kerawanan pangan di Indonesia.

Menurutnya, kolaborasi ini dapat menjadi satu pintu masuk bagi upaya pencegahan pemborosan pangan atau yang dikenal dengan food waste.

Bapanas juga mengajak semua masyarakat untuk mengonsumsi pangan beragam, bergizi seimbang dan aman. Adapun Bapanas memperkenalkan istilah B2SA dengan pola konsumsi 1/3 makanan karbohidrat, 1/6 buah-buahan, 1/3 sayur mayur, dan 1/6 lauk pauk dalam setiap piring yang dihidangkan. “Diharapkan seluruh masyarakat Indonesia akan mendapatkan informasi tentang makan enak, makan sehat, makan B2SA, habiskan,” ujarnya.

Tags: ketahanan panganfood waste

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Dorong UMKM Naik Kelas, Pemkot Pekalongan Fasilitasi Sertifikasi Halal
  • Samsat Sukoharjo Perkuat Sinergi Layanan dan Genjot Kepatuhan, Targetkan 80% Warga Taat PajakĀ 
  • Wakil Wali Kota Pekalongan Ajak ASN Terapkan Gaya Hidup Hemat Energi
  • LCCM 2026 Solo Hadir dengan Sistem Baru, Tekankan Uji Mental dan Kecepatan Siswa
  • 49 CPNS Resmi Jadi PNS, Wali Kota Pekalongan: Kinerja Harus Bagus!

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.