• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Wujudkan Pemilu Kondusif, Ini 4 Jenis Konten di Media Sosial yang Diawasi Kemenkominfo

Intan Nurlaili by Intan Nurlaili
3 December 2023
in News
0
Wujudkan Pemilu Kondusif, Ini 4 Jenis Konten di Media Sosial yang Diawasi Kemenkominfo

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi. (kominfo.go.id)

Radio Solopos – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bertindak tegas terhadap konten yang menyebarkan isu hoaks, fitnah, ujaran kebencian, dan merendahkan martabat orang lain selama bergulirnya tahapan Pemilu 2924. Sejauh ini, Kemenkominfo menemukan 96 isu hoaks yang berseliweran di ruang digital.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, mengatakan pengawasan konten-konten hoaks, fitnah, ujaran kebencian, dan merendahkan martabat di ruang digital terus dilakukan menjelang pemilu.

“Kemenkominfo bakal bertindak tegas untuk empat konten itu,” kata dia, saat ditemui wartawan di Hotel Solia Zigna Kampung Batik Solo, Sabtu (2/12/2023).

Isu hoaks itu berseliweran di media sosial (medsos) berpotensi mengganggu kondusivitas kontestasi politik lima tahunan. Selain itu, konten joaks bisa memperuncing polarisasi.

Budi menyebut jumlah konten hoaks tentang pemilu yang teridentifikasi saat ini lebih sedikit dibanding Pemilu 2019.

“Iya macam-macam. Hoaks banyak, fitnah juga ada. Namun, jika dibanding Pemilu 2019 jauh lebih sedikit. Tahun ini lebih kondusif,” ujar dia.

Dalam upaya menyangkal hoaks seputar Pemilu 2024, Kemenkominfo menggandeng  Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Ke depan, Kemenkominfo terus berkoordinasi dengan penyelanggara pemilu dan instansi lain soal konten hoaks, fitnah, ujaran kebencian, dan merendahkan martabat orang lain.

“Kami siap mewujudkan pemilu damai dengan melibatkan platform dan para stakeholder,” papar dia.

Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul “Kemenkominfo Awasi 4 Jenis Konten Ini di Media Sosial untuk Pemilu Kondusif”

Tags: sosial mediapemilu 2024kemenkominfo

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • HUT ke-120, Pemkot Pekalongan Gelar Perayaan Sederhana dengan Kegiatan Sosial
  • Studi Tiru Dekranasda Badung Perkuat Sinergi Pengembangan Batik Pekalongan
  • Sumanto Canangkan Program Jaga Kali Merawat Bumi, Tanam Pohon Penyimpan Air di Sekitar Sungai
  • Ketua DPRD Jateng Sumanto Berharap Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Rekomendasi Konkret dan Terukur
  • Wakil Wali Kota Solo Sosialisasikan Pembatasan Plastik Sekali Pakai di NEO Solo Grand Mall

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.