• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Selain Jumlah Gula, Ternyata Sumber Gula Juga Mempengaruhi Kesehatan Kardiovaskular  

Avrilia Wahyuana by Avrilia Wahyuana
11 December 2024
in Lifestyle
0
Selain Jumlah Gula, Ternyata Sumber Gula Juga Mempengaruhi Kesehatan Kardiovaskular  

Ilustrasi permen sebagai contoh makanan manis

Radio Solopos – Mengonsumsi gula secara berlebihan sangat tidak disarankan, karena gula memiliki risiko menjadi berbagai macam penyakit komplikasi.

Dikutip dari Medical Daily, Selasa (10/12) hasil dari penelitian terbaru menerangkan bahwa mengonsumsi gula aman-aman saja selama masih dalam batas wajar dan sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Apabila dikonsumsi secara berlebihan, gula dapat meningkatkan risiko penyakit stroke, hingga kardivaskular. Dari penelitian tersebut juga ditemukan fakta bahwa bukan hanya tingkat kuantitas tapu sumber gula juga memainkan peran penting.

Penulis artikel Suzanne Janzi juga membenarkan hal tersebut, ia menjelaskan bahwa sangat penting mempertimbangkan bukan hanya jumlah gula tetapi juga sumber gula.

Untuk meyakinkan gagasan tersebut, para peneliti dari dua studi kohort utama yakni Swedish Mammography Cohort dan the Cohort of Swedish Men melakukan sebuah analisis.

Dengan kuesioner diet dari tahun 1997 dan 2009, mereka melacak kebiasaan makan 69.705 peserta dan menindaklanjutinya untuk mengetahui risiko berbagai penyakit kardiovaskular hingga kematian atau hingga tahun 2019.

Studi ini mengambil tiga semple sumber gula yakni topping seperti madu, camilan seperti kue kering, dan minuman manis seperti minuman bersoda.

Dan sebanyak 25.739 peserta mengalami masalah kardiovaskulardengan menunjukan minuman bersodalah yang memiliki risiko bahaya terbesar untuk meningkatkan risiko stroke iskemik, gagal jantung, fibrilasi atrium, dan aneurisma aorta abdominal.

“Gula cair pada minuman manis biasanya memberikan rasa kenyang yang lebih sedikit daripada bentuk padat dan berpotensi menyebabkan konsumsi berlebihan. Konteks juga penting — camilan sering dinikmati dalam suasana sosial atau acara-acara khusus, sementara minuman manis mungkin dikonsumsi lebih teratur,” katanya.

Sumber : Antara

Tags: bahaya gulakomplikasipenyakit kardiovaskular

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Dorong UMKM Naik Kelas, Pemkot Pekalongan Fasilitasi Sertifikasi Halal
  • Samsat Sukoharjo Perkuat Sinergi Layanan dan Genjot Kepatuhan, Targetkan 80% Warga Taat Pajak 
  • Wakil Wali Kota Pekalongan Ajak ASN Terapkan Gaya Hidup Hemat Energi
  • LCCM 2026 Solo Hadir dengan Sistem Baru, Tekankan Uji Mental dan Kecepatan Siswa
  • 49 CPNS Resmi Jadi PNS, Wali Kota Pekalongan: Kinerja Harus Bagus!

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.