Radio Solopos, SOLO – Timnas U-17 Indonesia menjadikan laga melawan Brasil pada Jumat (7/11/2025) sebagai momentum kebangkitan setelah kalah 1-3 versus Zambia di laga perdana Grup H Piala Dunia U-17.
Laga penuh gengsi itu akan digelar di Aspire Zone Pitch 7, Doha, pada Jumat (7/11/2025). Sebelumnya, Brasil melumat Honduras dengan skor sangat telak 6-0.
Bek Garuda Muda Mathew Baker optimistis Timnas U-17 bisa tampil lebih baik meski akan menghadapi tim kuat empat kali juara dunia tersebut.
Pemain berusia 16 tahun yang kini memperkuat Melbourne City itu menegaskan semangat tim tetap tinggi.
“Inilah sepak bola, apapun bisa terjadi. Selama kami bisa mengontrol pertandingan, saya yakin kami bisa mendapatkan hasil yang lebih baik lagi,” ujar Baker, dikutip dari laman FIFA+, Rabu (5/11/2025).
Baker menyadari perbedaan kualitas antara Indonesia dan Brasil sangat besar. Brasil menempati peringkat tujuh dunia, sementara Indonesia di posisi 122.
Namun ia menegaskan bahwa dalam sepak bola, hasil tak selalu ditentukan di atas kertas.
“Brasil adalah negara besar dalam sepak bola, tapi kami akan tetap melawannya. Ini sepak bola, apapun bisa terjadi,” katanya penuh semangat.
Jangan Takut
Pelatih Nova Arianto memastikan tidak akan banyak mengubah komposisi pemain untuk menghadapi Brasil. Menurutnya, menjaga stabilitas formasi dan mentalitas menjadi kunci utama agar para pemain tampil percaya diri.
“Kalau formasi mungkin tetap sama. Sekali lagi, Brasil adalah salah satu tim unggulan di turnamen ini,” ujar Nova di Aspire Academy, Doha, dikutip dari Antara.
Nova menekankan pentingnya kekuatan mental menghadapi tekanan besar melawan tim raksasa Amerika Selatan itu.
“Saya sampaikan ke pemain, jangan pernah takut sebelum bertanding. Kita harus berani mencoba dan melihat sejauh mana kemampuan kita,” tegasnya.
Pada laga sebelumnya, Brasil menang besar 7–0 atas Honduras. Kemenangan itu menempatkan mereka di puncak klasemen Grup H, sementara Indonesia masih berada di posisi ketiga dengan nol poin dan selisih gol minus dua.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengapresiasi perjuangan Garuda Muda meski kalah dari Zambia. Ia berharap tim asuhan Nova Arianto dapat segera bangkit di dua laga tersisa.
“Bukan hasil yang diinginkan, tapi anak-anak sudah berjuang maksimal. Masih ada dua pertandingan fase grup melawan Brasil dan Honduras. Harus bisa bangkit,” tulis Erick di akun Instagram resminya.
Garuda Muda akan menutup fase grup dengan menghadapi Honduras pada Senin (10/11/2025). Dua tim teratas setiap grup serta delapan peringkat ketiga terbaik akan melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia U-17 2025.
