Radio Solopos – Puluhan pendengar Radio Solopos yang akrab dipanggil dengan sobat Solopos, tampak antusias dan aktif berinteraksi dalam Gathering Pendengar Radio Solopos, yang diselenggarakan pada Sabtu (29/11/2025), di Radya Litera, Griya Solopos. Dengan tema “Beyond Collaboration: Old Spirit and The New Wave” melalui Gathering ini diharapkan pendengar Radio Solopos dapat bertemu langsung, berdiskusi dan berkolaborasi sambil ajang temu kangen dan bernostalgia.
Meskipun teknologi komunikasi terus berkembang, informasi radio tetap memiliki peran penting dalam menyampaikan, hiburan, dan edukasi kepada masyarakat. Radio Solopos berada di tengah masyarakat Soloraya dan sekitarnya lebih dari 21 tahun. Radio Solopos ingin menjadi penyaji informasi utama, terpercaya, dan menjadi penyiar,” ungkap Avrilia Wahyuana, Program Director Radio Solopos.
Perkembangan teknologi terkini juga menuntut Radio Solopos mengembangkan layanan melalui situs www.radio.solopos.com. Situs yang dibangun berusaha memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat, tidak hanya untuk pendengar di Soloraya tetapi juga mereka yang berada di tengah negeri seberang.
“Oleh karena itu, layanan melalui situs kami hadir melalui radio streaming, portal berita, dan radio on demand. Ini semua dilakukan untuk Anda Sobat Solopos , pendengar/pengakses setia kami”, tambah Avrilia.
Sobat Solopos merupakan panggilan untuk pendengar Radio Solopos yang selama ini berinteraksi di berbagai platform. Radio pendengaran merupakan bagian penting dari ekosistem radio, karena stasiun radio berusaha mengenali dan memenuhi harapan mereka melalui program-program yang disiarkan.
Penghargaan KPID
Keberadaan Sobat Solopos selalu memberi warna tersendiri bagi pendengarnya. Selain berinteraksi di udara melalui request lagu dan mengirim salam, mereka juga memberikan update informasi terkini.
Radio Solopos FM kembali meraih penghargaan dari ajang Anugerah Komisi Penyuaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah 2025 untuk kategori Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) Radio Terbaik 2025. Pengumuman dilakukan pada Malam Anugerah Penyiaran KPID Jateng 2025 di Pendapa Aula Kantor Kabupaten Jepara, Jumat (31/10/2025).
“Di tengah gempuran media digital, Radio Solopos terus eksis dengan melakukan berbagai inovasi agar kami bisa terus mengikuti perkembangan yang ada. Kami hadir di berbagai platform dengan komitmen pada kualitas informasi. Penghargaan KPID menjadi pemacu kami untuk terus meningkatkan kualitas siaran dan konten”, papar Suwarmin, Direktur Operasional Radio Solopos disela acara.
Dalam acara kumpul malam tersebut juga menjadi ajang bertemu langsung antar pendengar, Penyiar, manajemen dan juga pihak-pihak terkait untuk berdiskusi, bersilaturahmi dan menjalin kolaborasi. Para narasumber pengisi acara juga hadir dalam agenda ini, untuk bertemu langsung dengan pendengarnya.
Lintas generasi dan latar belakang
Puluhan Sobat Solopos yang hadir malam tersebut berasal dari berbagai latar belakang pendidikan dan pekerjaan. Mulai dari pelajar hingga pekerja bahkan pensiunan.
Rudi (84 tahun) mengaku khusus datang malam ini untuk berjumpa dengan para penyiar yang siarannya biasa menemaninya di malam hari. Mantan penyiar dan pemerhati radio ini optimis bahwa radio tidak akan pernah disukai pendengarnya.
“Karena radio itu dekat dengan pendengarnya, dari telinga langsung ke hati,” ungkap pria yang biasa ditemui Papi Rudi ini.
Sementara itu tampak hadir juga Yanti, bersama sang suami, Jumadi. Keduanya antusias mengikuti setiap rangkaian acara pertemuan serta berinteraksi aktif dalam sesi sharing.
“Tak hanya Radio Solopos, tapi saya mendengarkan semua radio. Tapi Radio Solopos dengan informasinya menjadi hal yang teristimewa, apalagi saya memiliki banyak teman dari Radio Solopos,” jelas Yanti.





