• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Persaingan Kerja Ketat, Pemkot Pekalongan Bekali Warga dengan Pelatihan Berbasis Kompetensi

Resna Salsabila

Abu Nadzib by Abu Nadzib
19 May 2026
in News
0
Persaingan Kerja Ketat, Pemkot Pekalongan Bekali Warga dengan Pelatihan Berbasis Kompetensi

Wali Kota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid, menghadiri pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tahap I bersumber DBHCHT Tahun Anggaran 2026 di Kota Pekalongan, Senin (18/5/2026). (Istimewa)

Radio Solopos, PEKALONGAN — Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) resmi membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Tahap I yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2026, Senin (18/5/2026).

Program tersebut menjadi upaya pemerintah meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus membantu menekan angka pengangguran di tengah kondisi ekonomi yang semakin menantang.

Wali Kota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid, mengungkapkan kondisi ekonomi saat ini memberikan tantangan tersendiri bagi masyarakat dalam mencari pekerjaan maupun membuka peluang usaha baru.

Hal tersebut juga dirasakan langsung oleh para peserta pelatihan yang mengikuti PBK tahun ini.

“Kami sempat menanyakan langsung kepada peserta pelatihan apakah saat ini mencari pekerjaan atau peluang usaha terasa semakin berat, dan ternyata mereka menjawab memang semakin berat,” ungkapnya.

Menurutnya, situasi ekonomi global dan nasional turut berdampak terhadap kondisi masyarakat.

Kenaikan nilai dolar yang telah menembus lebih dari Rp17 ribu serta naiknya harga BBM nonsubsidi dinilai memengaruhi daya tahan ekonomi masyarakat.

“Memang di tengah kondisi seperti sekarang, dolar naik dan BBM nonsubsidi juga naik. Karena itu, pemerintah harus terus berinovasi agar masyarakat tetap memiliki peluang untuk bertahan,” tandasnya.

Enam Kompetensi

Ia menjelaskan, enam kompetensi yang dibuka dalam PBK Tahap I meliputi barista, las SMAW 3F, editor foto dan video, teknisi AC, barber atau potong rambut pria, serta teknisi handphone.

Seluruh bidang tersebut dipilih karena dinilai masih relevan dengan kebutuhan masyarakat dan memiliki peluang berkembang apabila ditekuni secara serius.

Meski demikian, ia mengingatkan persaingan di setiap bidang juga semakin ketat sehingga keberhasilan tetap bergantung pada kreativitas dan kesungguhan masing-masing peserta.

“Kompetensinya memang masih bisa bertahan, tetapi kompetitornya juga banyak. Jadi, yang menentukan nantinya adalah kreativitas dan kesungguhan masing-masing peserta,” tambahnya.

Wali Kota Aaf mencontohkan bidang usaha seperti barista dan kuliner sederhana yang hingga kini masih memiliki pasar cukup baik di masyarakat.

Menurutnya, konsep usaha sederhana seperti pujasera tetap diminati apabila mampu mengikuti kebutuhan dan tren masyarakat.

“Ekonomi masyarakat sebenarnya masih berjalan. Misalnya, usaha barista atau tempat kuliner sederhana seperti pujasera masih banyak diminati. Tinggal bagaimana masyarakat mau mengikuti arus pasar yang sedang diminati atau bahkan menciptakan konsep baru,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinperinaker Kota Pekalongan, Betty Dahfiani Dahlan, mengatakan seluruh peserta yang berjumlah 96 orang akan mendapatkan dua materi utama selama pelatihan, yakni soft skill dan keterampilan teknis sesuai bidang masing-masing.

“Soft skill dilaksanakan selama tiga hari mulai 18 sampai 20 Mei, kemudian dilanjutkan pelatihan teknis sesuai kompetensi,” katanya.

Bersertifikat BNSP

Untuk pelatihan teknis, durasi pelaksanaan berbeda-beda tergantung kompetensi masing-masing. Pelatihan dengan durasi terlama berada pada jurusan teknisi handphone yang berlangsung selama 36 hari.

Betty menerangkan, seluruh peserta nantinya akan mengikuti uji kompetensi yang dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang telah diakui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Peserta yang dinyatakan kompeten akan memperoleh sertifikat profesi sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun membuka usaha mandiri.

“Di akhir pelatihan akan dilakukan uji kompetensi oleh LSP yang sudah diakui BNSP sehingga peserta bisa memperoleh sertifikat profesi,” terangnya.

Ia menyebutkan, kompetensi barista menjadi jurusan dengan peminat terbanyak pada PBK Tahap I tahun ini.

Tingginya minat tersebut dinilai sejalan dengan masih besarnya peluang kerja dan usaha di bidang kuliner dan kopi.

“Peminat paling banyak saat ini memang barista. Peluangnya masih sangat besar, baik untuk bekerja maupun membuka usaha sendiri,” sambungnya.

Lebih lanjut, sebagai bentuk perlindungan selama proses pelatihan, seluruh peserta PBK juga diikutsertakan dalam program BPJS Ketenagakerjaan, khususnya jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

“Kami ingin seluruh peserta merasa aman selama mengikuti pelatihan,” pungkasnya.

Tags: pemkot pekalonganWali Kota AafDinperinaker PekalonganUji Kompetensi BNSPberbasis kompetensi

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Persaingan Kerja Ketat, Pemkot Pekalongan Bekali Warga dengan Pelatihan Berbasis Kompetensi
  • Bicara Mental Health Issue, Acha Septriasa Hebohkan Politeknik Indonusa
  • Libur Nasional Peringatan Kenaikan Yesus Kristus, Sebanyak 45.662 Penumpang Gunakan Kereta Api di Daop 6 Yogyakarta
  • Jelang Bulan Bung Karno, Ketua DPRD Jateng Sumanto Gerakkan Warga Tanam Pohon di Lereng Gunung Lawu
  • Jadi yang Terbaik, SMPN 7 Solo Wakili Kota Bengawan ke LCCM 2026 Tingkat Pemprov Jateng

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.