• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home Program

Diet Kantong Plastik, Setujukah Anda?

Afrodita Primera Hraditya by Afrodita Primera Hraditya
23 February 2016
in Program
0
Diet Kantong Plastik, Setujukah Anda?

SoloposFM -– Uji coba kantong plastik berbayar sudah mulai diberlakukan di sejumlah kota di Indonesia. Warga diminta untuk membiasakan diri membawa kantong belanja sendiri, bukan justru terbiasa membayar kantong plastik. Sebab membeli kantong plastik bukan suatu perilaku yang keren.

Uji coba kantong plastik seharga Rp 200 ini berlaku sejak Minggu (21/2) kemarin hingga 3 bulan ke depan. Sebanyak 100 jaringan ritel yang menjadi anggota Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aperindo) ikut menjalankan uji coba.

Aperindo meneken kesepakatan dengan Kementerian Lingkungan Hidup, karena mendukung tujuan pemerintah yang hendak bebas sampah pada tahun 2020. Sedangkan harga Rp 200, bukan bertujuan mencari untung karena harga itu tidak di atas harga produksi.

Sebagian warga memang menganggap harga Rp 200 belum berdampak banyak. Tetapi, yang terpenting adalah kesadaran kita bahwa plastik membutuhkan waktu lama untuk terurai dan kini sudah waktunya ada perubahan kebiasaan.

Nah berikut sebagian komentar warga dalam Dinamika 103 Selasa (23/2/2016):

Yanti, Kartasura (+6285642489XXX)
Tentang kantong plastik berbayar, kalau dalam rangka mengurangi sampah plastik sepertinya tetap tidak mengatasi. Misal orang belanja di supermarket dibebani suruh bayar Rp.200, dibanding nilai belanjaan nilai itu tidak seberapa & pasti mau. Jadi lebih baik digalakkan kalau belanja bawa tas/kantong sendiri yang bisa dipakai berkali-kali. Kalau bisa begini pasti sampah plastik berkurang.

Kartiman (+6285702247XXX)
Menurut saya semua kantong plastik untuk bungkus harus dihapus digantikan sak atau paper bag seperti di UK.

Ari, Kleco (+6282226476XXX)
Kenapa tidak pakai paper bag untuk belanja, justru bisa didaur ulang. Peran pemerintah untuk mengurangi limbah plastik apa? Tidak ada upaya nyata daur ulang plastik, baik untuk energi atau dibuat dalam bentuk lain dari limbah plastik. Kantong plastik suruh bayar ini malah jadi kebijakan kapitalis menguntungkan toko modern.

Tags: kantong plastikdietdinamika 103

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Warga Laweyan Solo Dapat Hadiah Umrah Iftar Ramadan dari Lorin Group Solo
  • Tirta Ampera Boyolali Perkuat Layanan, Pengaduan Pelanggan Kini Terintegrasi Digital
  • Dana Transfer Pusat Turun Rp1,5 Triliun, Sumanto: Pemprov Jateng Harus Kreatif Gali Potensi PAD
  • Fokus Kolaborasi Pemerintah Pusat–Daerah, Penanganan Rob Pekalongan Masuk Tahap Evaluasi Ulang
  • DPRD Jateng Bahas Raperda Penyelenggaraan Standardisasi Jalan dan Garis Sempadan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.