• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Banjir Bandang Terjang Pemalang, Dompet Dhuafa Jateng Kerahkan Layanan Medis Mobile

Abu Nadzib by Abu Nadzib
27 January 2026
in News
0
dompet dhuafa jateng bencana pemalang

Dompet Dhuafa Jawa Tengah dan Disaster Management Center (DMC) terjun ke lokasi banjir bandang di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, dengan mengerahkan tim serta layanan medis mobile. (Istimewa)

Radio Solo, PEMALANG — Dompet Dhuafa Jawa Tengah dan Disaster Management Center (DMC) merespons cepat bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, dengan mengerahkan tim serta layanan medis mobile.

Banjir bandang terjadi pada Jumat (23/1/2026) sore hingga Sabtu (24/1/2026) dini hari akibat hujan dengan intensitas tinggi.

Berdasarkan laporan situasi BPBD Kabupaten Pemalang, banjir bandang menerjang sejumlah desa di Kecamatan Pulosari dan Kecamatan Moga, di antaranya Desa Gunungsari, Penakir, Jurangmangu, Batursari, Clekatakan, Karangsari, Nyalambeng, dan Desa Sima.

Bencana tersebut menyebabkan kerusakan parah pada rumah warga, infrastruktur desa, serta menimbulkan korban jiwa.

Bencana banjir bandang di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah menyebabkan kerusakan parah pada rumah warga, infrastruktur desa, serta menimbulkan korban jiwa. Di Desa Penakir, tercatat 252 kepala keluarga atau 911 jiwa terdampak. (Istimewa)

Di Desa Penakir, tercatat 252 kepala keluarga atau 911 jiwa terdampak.

Sebanyak tujuh rumah hanyut, enam rumah rusak berat, dan satu warga dilaporkan meninggal dunia.

Sementara itu, di Desa Sima, Kecamatan Moga, satu rumah hanyut, 12 rumah rusak berat, dan sekitar tujuh warga mengalami luka ringan.

“Dompet Dhuafa Jawa Tengah mengerahkan tim SAR untuk membantu evakuasi warga, terutama kelompok rentan yang masih terisolasi. Hingga Sabtu malam, proses evakuasi masih terus berlangsung,” ujar Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Tengah, Zaini dalam rilis yang dikutip radio.solopos.com, Selasa (27/1/2026).

Selain evakuasi, Dompet Dhuafa juga membuka layanan medis mobile di Kecamatan Moga serta menyiagakan tenaga kesehatan di salah satu titik pengungsian di Kecamatan Pulosari.

Langkah ini dilakukan menyusul keterbatasan fasilitas kesehatan dan tenaga medis di wilayah terdampak.

Saat ini, puskesmas setempat memfokuskan layanan 24 jam bagi pasien berisiko tinggi, termasuk ibu hamil.

Data sementara mencatat sedikitnya 1.240 jiwa mengungsi dan tersebar di beberapa titik, yakni Kantor Kecamatan Pulosari, Gedung PC NU, dan SDN 02 Penakir.

Pengungsian dilengkapi dapur umum dan terus menerima bantuan logistik.

Di Desa Sima, tercatat lima siswa kelas IX kehilangan perlengkapan sekolah akibat rumah mereka rusak, sementara dalam waktu dekat menghadapi ujian TKA.

“Kebutuhan mendesak saat ini meliputi logistik permakanan, family kit, perlengkapan bayi, selimut, hygiene kit, matras tambahan, obat-obatan, serta perlengkapan penghangat tubuh karena cuaca dingin dan hujan masih terjadi,” lanjut bunyi laporan yang diterima.

Hingga Sabtu malam, hujan dengan intensitas ringan masih mengguyur wilayah Pulosari dan sekitarnya.

Pemerintah daerah bersama BPBD terus melakukan pembersihan material banjir, pendataan kerusakan, serta koordinasi penanganan lanjutan.

Dompet Dhuafa Jawa Tengah menyatakan akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memastikan kebutuhan dasar penyintas terpenuhi dan proses pemulihan dapat berjalan optimal.

Tentang Dompet Dhuafa

Dompet Dhuafa adalah lembaga filantropi islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya, welasasih (filantropis) dan wirausaha sosial.

Sudah berjalan lebih tiga dekade (32 tahun), Dompet Dhuafa berkontribusi menghadirkan layanan bagi pemberdayaan dan pengembangan umat melalui lima pilar program yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, dakwah dan budaya, serta CSR.

Dompet Dhuafa juga menerapkan tata kelola sesuai prinsip GCG (transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran) dan memastikan organisasi berjalan sesuai regulasi, kepatuhan syariah dan ketentuan-ketentuan lainnya.

Tags: dompet dhuafa jatengbanjir pemalangbencana pemalangpemalang

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Dana Transfer Pusat Turun Rp1,5 Triliun, Sumanto: Pemprov Jateng Harus Kreatif Gali Potensi PAD
  • Fokus Kolaborasi Pemerintah Pusat–Daerah, Penanganan Rob Pekalongan Masuk Tahap Evaluasi Ulang
  • DPRD Jateng Bahas Raperda Penyelenggaraan Standardisasi Jalan dan Garis Sempadan
  • Ketersediaan Aspal dan Cuaca Jadi Tantangan, Wali Kota Pekalongan: Perbaikan Jalan Terus!
  • Lomba Mancing “Wali Kota Cup II” Dongkrak Potensi Wisata Pantai Pekalongan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.