• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Ini Alasan Kenapa Balas Dendam Tidur Seharian Tidak Dianjurkan

Redaksi by Redaksi
9 June 2017
in News
0
Ini Alasan Kenapa Balas Dendam Tidur Seharian Tidak Dianjurkan

SoloposFM–Padatnya aktivitas yang sudah dilalui selama hampir sepekan, banyak orang mulai merencanakan untuk balas dendam denga tidur seharian. Namun hati-hati bagi Anda yang ingin melakukan hal tersebut, karena penelitian mengungkapkan bahaya yang mengintai di balik kebiasaan buruk ini.

Dikutip dari Detik.com, penelitian terbaru yang dipresentasikan di Associated Professional Sleep Societies mengungkap adanya risiko pada orang-orang yang sering begadang, lalu balas dendam dengan tidur seharian di akhir pekan. Mereka mengalami apa yang disebut social jet lag.

Pergeseran pola tidur pada akhir pekan, jika terjadi terus-menerus akan meningkatkan risiko penyakit jantung. Tiap 1 jam waktu tidur yang digeser, risiko tersebut meningkat hingga 11 persen.

Di samping itu, pola tidur yang tidak teratur di akhir pekan juga berhubungan dengan penurunan kualitas hidup. Orang-orang dengan pola tidur berantakan mengalami peningkatan risiko sebesar 28 persen untuk menjadi tidak sehat secara keseluruhan.

Para ilmuwan mengakui bahwa penelitian ini tidak mendalami lebih lanjut hubungan sebab akibat. Namun diyakini bahwa kuantitas tidur saja tidak cukup, melainkan harus didukung dengan pola tidur yang baik dan teratur.

Di samping itu, kuantitas serta kualitas tidur juga tetap penting untuk diperhatikan. Para pakar menganjurkan untuk memenuhi kebutuhan tidur selama 6-8 jam dalam sehari.

[Dhi Ajeng Ayu Putri]

Tags: kesehatanpenelitiantidurakhir pekanKabiasaan

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Dorong UMKM Naik Kelas, Pemkot Pekalongan Fasilitasi Sertifikasi Halal
  • Samsat Sukoharjo Perkuat Sinergi Layanan dan Genjot Kepatuhan, Targetkan 80% Warga Taat PajakĀ 
  • Wakil Wali Kota Pekalongan Ajak ASN Terapkan Gaya Hidup Hemat Energi
  • LCCM 2026 Solo Hadir dengan Sistem Baru, Tekankan Uji Mental dan Kecepatan Siswa
  • 49 CPNS Resmi Jadi PNS, Wali Kota Pekalongan: Kinerja Harus Bagus!

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.