Radio Solopos, SOLO – SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo meraih penghargaan nasional dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Pada ajang Apresiasi Semarak Sahabat Sekolah Dasar 2025 yang diselenggarakan Direktorat Sekolah Dasar Kemendikdasmen, sekolah milik Muhammadiyah tersebut menerima penghargaan kategori Inovasi Pemanfaatan Media Komunikasi, Informasi, dan Publikasi.
Penghargaan diberikan Rita Pranawati, Staf Khusus Menteri Bidang Pendidikan Inklusif dan Pemerataan Pendidikan di Daerah 3T, dalam puncak acara di Discovery Hotel Ancol, Jakarta, Selasa (9/12/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq.
Dikutip dari rilis SD Muh PK Kottabarat, proses seleksi Program Sahabat Sekolah Dasar 2025 diikuti 1.909 sekolah dari 37 provinsi di Indonesia.
Dari jumlah tersebut, 359 sekolah lolos seleksi administrasi dan substansi.
Pada tahap II, 154 sekolah mengikuti wawancara panel sebelum akhirnya 80 sekolah terpilih sebagai peserta final dan berhak mengikuti pembekalan serta aksi nyata pada September–November 2025.
Inovasi Kuat
SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo menjadi salah satu sekolah yang terpilih setelah menunjukkan inovasi kuat dalam pengelolaan media komunikasi sekolah, publikasi kegiatan edukatif, serta kampanye karakter berbasis 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH).
Sekolah kemudian mengikuti rangkaian kegiatan nasional pada 7–10 Desember 2025, termasuk pameran poster, berbagi praktik baik, dan sesi storytelling murid.
Delegasi sekolah terdiri atas Nursalam (kepala sekolah), Muhamad Arifin (guru pendamping), serta tiga murid kelas V masing-masing Adhiguna Harimurti Widodo, Ezra Althaf Farenka, dan Nadia Mirza Putri Hutama.
Nursalam menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian luar biasa tersebut.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh keluarga besar SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan,” ujarnya.
Agen Perubahan
Salah satu murid delegasi, Adhiguna Harimurti Widodo, mengungkapkan kebanggaannya bisa tampil mewakili sekolah.
“Saya bersyukur diberi kesempatan ini. Kegiatan ini membuat saya lebih percaya diri. Saya berkomitmen untuk menjadi agen perubahan positif di sekolah melalui penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat,” tuturnya.
Penghargaan ini menegaskan komitmen SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo dalam memanfaatkan media komunikasi sebagai sarana edukasi, penguatan karakter, dan literasi digital.
Sekolah bertekad terus menghadirkan inovasi publikasi yang mendukung tumbuhnya generasi berkarakter unggul.
