• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Ketua DPRD Jateng Sumanto Sebut Masyarakat Harus Bangga sebagai Petani, Ini Alasannya

Adv

Abu Nadzib by Abu Nadzib
9 December 2025
in News
0
Ketua DPRD Jateng Sumanto Sebut Masyarakat Harus Bangga sebagai Petani, Ini Alasannya

Ketua DPRD Jateng Sumanto saat acara Temu Tani di Desa Dagen, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, belum lama ini. Sumanto mengajak para petani bangga menjalani pekerjaannya. (Istimewa)

Radio Solopos, KARANGANYAR – Ketua DPRD Jateng Sumanto mengajak para petani agar bangga menjalani pekerjaannya.

Pasalnya, ke depan sektor pangan bakal menjadi andalan dan menghasilkan nilai ekonomis yang tinggi.

Salah satunya penyebabnya, menurut Sumanto, adalah ancaman krisis pangan di tengah semakin berkurangnya lahan pertanian.

Menurut Sumanto, tren harga pangan saat ini semakin meningkat. Ia mencontohkan, dulu harga gabah sangat murah, hanya berkisar Rp4.000 per kilogram.

Murahnya harga gabah tersebut membuat para petani sering merugi karena berpenghasilan minim.

Namun kini, harga gabah sudah berkisar Rp6.700 hingga Rp7.000 per kilogram yang membuat petani untung karena penghasilannya setara Upah Minimum Regional (UMR).

jateng peternak ketua dprd jateng sumanto
Ketua DPRD Jateng Sumanto dalam salah satu acara bersama petani, belum lama ini. (Istimewa)

“Harga kebutuhan pangan akan meningkat terus, jangan malu jadi petani. Jadi petani hari ini relatif enak, maka panjenengan harus bangga jadi petani,” ujarnya saat acara Temu Tani di Desa Dagen, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, belum lama ini.

Ia menambahkan, dengan harga gabah sekitar Rp6.700 per kilogram dan panen 3 bulan sekali, petani rata-rata mendapatkan penghasilan Rp12 juta.

Jika biaya pembelian bibit, menanam, dan pupuk menghabiskan Rp6 juta, maka petani bisa mengantongi Rp6 juta.

Dengan penghasilan yang semakin meningkat tersebut, ia meminta para petani tak gampang tergiur menjual sawahnya.

Sebab, hasil penjualan lahan pertanian bakal cepat habis jika hanya dipakai untuk kebutuhahan konsumtif.

“Lahan pertanian sampai jadi seperti begini butuh waktu puluhan tahun. Maka kalau bisa dipertahankan, jangan dijual sawahnya,” katanya.

Perluas Lahan

Bahkan, ia meminta para petani yang punya cukup uang untuk memperluas lahan pertaniannya. Dengan begitu, penghasilan mereka bisa bertambah.

Sumanto menambahkan, ancaman krisis pangan semakin nyata ke depan. Salah satu indikasinya, sejumlah negara eksporter beras kini menutup kran ekspornya untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri.

“Indonesia sekarang mau impor susah karena ditutup untuk kebutuhan pangan dalam negeri,” imbuhnya.

Kepala Desa Dagen, Andi Susilo Purnomo mengatakan, di wilayahnya luas lahan pertanian sebesar 110 hektare.

Ratusan hektare sawah tersebut digarap oleh 3 Kelompok Tani dan 1 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Adapun jumlah petani di Desa Dagen sekitar 300 orang.

Ia mengapresiasi langkah Ketua DPRD Jateng Sumanto yang punya kepedulian tinggi terhadap nasib para petani.

Menurutnya, Sumanto secara rutin memberikan bantuan untuk para petani. Baik dalam bentuk bantuan sumur hingga pupuk organik cair.

“Kesempatan silaturahmi ini bisa dimanfaatkan para petani untuk menimba ilmu dari beliau sekaligus menyalurkan aspirasi yang dibutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Gapoktan Desa Dagen, Wagiman mengungkapkan, para petani sudah tak asing lagi dengan sosok Sumanto.

Menurutnya, sudah berulangkali politisi PDI Perjuangan asal Karanganyar tersebut memberikan bantuan.

“Dulu dapat bantuan pupuk cair dan para petani sudah diberi pengetahuan tentang cara membuat pupuk cair organik. Alhamdulillah produksi padi meningkat,” ujarnya. (ADV/*)

Tags: Petanisumantoketua dprd jatengpangan jateng

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Selasar UMKM: Baru Sebulan Berjalan, Cimol Bojot Sedulur Tembus Top Rating
  • Selasar UMKM: Sweetcheri Andalkan Inovasi Dessert Kekinian, Tiramisu Tetap Primadona
  • Selasar UMKM: Berawal dari Rumah, Begini Cara Rempeyek Mbah Uti Menembus Pasar Nasional
  • Zumba Party Lorin Solo Gaet 250 Peserta, Angkat Gaya Hidup Sehat dan Momentum Kartini
  • Polinus Siap Tambah 9 Prodi Baru, Target Jadi Universitas dan Perkuat Arah Global

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.