• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Kritik Pemerintah, KPA Luwa Nanggroe: Korban Banjir Pulau Sumatra di Ambang Kelaparan Ekstrem

Abu Nadzib by Abu Nadzib
3 December 2025
in News
0
banjir sumatra aceh

Foto udara pengendara melintasi jalan nasional Medan-Banda Aceh yang terendam banjir di Desa Peuribu, Arongan Lambalek, Aceh Barat, Aceh, Kamis (27/11/2025). Bencana banjir yang melanda 16 kabupaten/kota di Aceh selain berdampak pada ratusan ribu warga juga merusak sejumlah badan jalan dan jembatan sehingga memutuskan akses transpotasi darat. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/bar

Radio Solopos, BANDA ACEH – Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Luwa Nanggroe, Umar Hakim Ilhami, melemparkan kritik pedas kepada pemerintah terkait bencana yang menyelimuti tiga provinsi yakni Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.

Umar menyebut situasi di Aceh saat ini bukan lagi sekadar bencana alam melainkan bencana kemanusiaan yang diperparah oleh kelalaian struktural.

Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Luwa Nanggroe, Umar Hakim Ilhami (Istimewa)

Ia menyebut suplai logistik pangan dan bahan bakar minyak (BBM) di Aceh menipis hingga ke titik ekstrem.

“Kondisi ini tidak menjawab perhatian pusat dalam menangani bencana. Kelaparan ekstrem mulai terasa, dan jika ini berlanjut, huru-hara tak terelakkan. Penjarahan akan terjadi demi sesuap nasi,” ujar Umar dalam rilis resminya yang dikirimkan ke Radio Solopos, Rabu (3/12/2025).

Umar menggambarkan bau lumpur dan amis kematian menyelimuti tiga provinsi yang terkena bencana itu.

755 Orang Meninggal

Berdasarkan data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah korban meninggal mencapai 755 jiwa dan 647 lainnya hilang. Sementara jumlah korban yang terluka mencapai 2.600 orang.

Dari 755 yang meninggal, 220 merupakan warga Aceh, 236 dari Sumatra Barat, dan 299 dari Sumatra Utara.

Total penduduk terdampak adalah 3,3 juta jiwa dengan komposisi Sumatra Utara 1,7 juta jiwa, sementara Aceh 1,5 juta jiwa, dan Sumatra Barat 140.500 jiwa.

Lalu, jumlah pengungsi per Rabu (3/12/2025) adalah 106.200 di Sumatra Barat, 538.800 di Sumatra Utara, dan 1,5 juta jiwa di Aceh.

Umar Hakim mengatakan, berdasarkan laporan yang ia terima wilayah Aceh Tengah kini terisolasi total.

Akses jalan putus, jembatan lenyap, dan cadangan logistik di gudang-gudang daerah telah habis.

Umar Hakim mengungkapkan fakta mengejutkan. Para bupati di wilayah terdampak dilaporkan kewalahan dan nyaris menyerah karena ketiadaan sumber daya, sementara upaya pemerintah provinsi dinilai tidak memadai untuk skala kehancuran sebesar itu.

“Pemerintah pusat terlihat hanya seremonial. Pejabat datang, foto-foto, lalu pulang. Ini panggung pansos (panjat sosial) di atas mayat rakyat Sumatera,” tegas Umar.

Kritik Umar menajam ketika membandingkan respons pemerintah saat ini dengan masa konflik Aceh. Ia mempertanyakan absennya armada militer besar-besaran untuk misi kemanusiaan.

“Harusnya Presiden kerahkan armada laut dan langit untuk supply barang makanan. Penanganan harus punya tim khusus dan terakomodir. Jangan hanya ketika konflik segala macam alat perang diturunkan karena ingin merenggut kekayaan alam kami. Giliran rakyat butuh makan, mana armada itu?” protesnya.

Ia mengatakan frustrasi rakyat di Pulau Sumatera, khususnya Aceh, telah mencapai titik didih.

“Jika tidak sanggup, menyerah saja. Tetapkan ini sebagai Bencana Nasional agar PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) yang ambil alih dan tangani langsung,” pungkasnya.

Sikap Prabowo

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan dampak bencana banjir bandang dan longsor di tiga provinsi di Sumatra, yaitu di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat ditangani secara nasional dan menjadi prioritas nasional.

“Presiden memberikan instruksi agar situasi ini diperlakukan sebagai prioritas nasional, termasuk jaminan bahwa dana dan logistik nasional tersedia secara penuh, secara total, salah satunya pada saat (masa) tanggap darurat ini menggunakan dana siap pakai,” kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno saat jumpa pers di Posko Bantuan Bencana Sumara, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Pratikno melanjutkan, seluruh kementerian dan lembaga juga telah diinstruksikan untuk ekstra responsif dalam penanganan dampak bencana banjir bandang dan longsor di Sumatra.

“Seluruh lembaga telah diinstruksikan oleh Bapak Presiden untuk ekstra responsif, dan memastikan (seluruhnya) fokus dalam penyelamatan korban, distribusi bantuan, dan pemulihan berbagai fasilitas dan layanan vital. Artinya, terus dilakukan penanganan nasional dengan mengarahkan sumber daya maksimal pemerintah pusat dari seluruh kementerian dan lembaga baik itu BNPB, termasuk juga, luar biasa dari TNI dan Polri,” ujar Pratikno seperti dikabarkan Antara.

Dalam kesempatan yang sama, Pratikno juga menekankan Presiden Prabowo menginstruksikan ada peningkatan respons terhadap pemenuhan kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana di Sumatra.

Tags: bencanabanjir bandangbanjir acehbanjir sumatra

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Politeknik Assalaam Siap Bertransformasi Menjadi Universitas pada Tahun 2027
  • Pemkot Solo Siapkan Pembatasan Sampah ke Putri Cempo, Pengolahan Dimulai dari Rumah Tangga
  • Mitra10 Solo Baru Tawarkan Solusi Bangun Rumah Tanpa Ribet
  • Kokola Luncurkan Kukis Black, Perkuat Diferensiasi Produk di Tengah Persaingan Pasar
  • Fokus Kualitas Layanan, BPJS Kesehatan Bersama Fasilitas Kesehatan Dukung JKN Berkelanjutan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.