Radio Solopos, SOLO — Dompet Dhuafa Jawa Tengah mulai menggencarkan berbagai kegiatan menyambut Ramadan 1447 Hijriah/2026 dengan mengusung tema “Berzakat Itu Kalcer”.
Program ini bertujuan membudayakan zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat, khususnya generasi muda.
Kegiatan pembuka dilakukan melalui agenda Tarhib Ramadan yang digelar pada Minggu (1/2/2026) di kawasan Car Free Day (CFD) Kota Semarang.
Dalam kegiatan tersebut, Dompet Dhuafa mengajak masyarakat mengikuti senam bersama, berbagi sayur, serta layanan cek kesehatan gratis, meliputi pemeriksaan tekanan darah, asam urat, hingga pemeriksaan kesehatan secara umum.
Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Tengah, Zaini Tafrikhan, mengatakan Tarhib Ramadan menjadi langkah awal untuk menyosialisasikan datangnya bulan suci kepada masyarakat Jawa Tengah.
“Tarhib ini menjadi pengingat bahwa kita akan segera memasuki Ramadan. Tema yang kami usung tahun ini adalah Berzakat Itu Kalcer, sebagai upaya membudayakan zakat di tengah masyarakat,” ujarnya saat siaran di Studio Radio Solopos, Rabu (4/2/2026).
Zaini menambahkan, kegiatan serupa tidak hanya dilakukan di Semarang, tetapi juga akan berlanjut di sejumlah daerah lain di Jawa Tengah, termasuk Solo Raya dan Purwokerto.
Di Purwokerto, kegiatan sosialisasi Ramadan direncanakan berlangsung pada 7 Februari 2026 dengan konsep yang menyesuaikan karakter wilayah setempat.
Ketua Ramadan Dompet Dhuafa Jawa Tengah, Khoirun Nizar, menjelaskan tema “Berzakat Itu Kalcer” dipilih untuk menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan pendekatan digital.
“Berbagi dan membantu sesama sejatinya sudah menjadi budaya masyarakat Indonesia. Lewat tema ini, kami ingin menguatkan kembali nilai tersebut dan mengajak generasi muda agar sejak dini terbiasa berzakat,” katanya.
Selama Ramadan, Dompet Dhuafa Jawa Tengah telah menyiapkan sejumlah program, di antaranya berbagi buka puasa, Tebar Zakat Fitrah, Parcel Ramadan, membahagiakan anak yatim, serta borong dagangan UMKM.
Selain itu, terdapat program Sincerity, yakni nonton bioskop bersama anak yatim yang akan digelar pada 7–8 Februari 2026 di Solo.
Peluang Kolaborasi
Sementara itu, dari sisi kemitraan, Dompet Dhuafa juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai komunitas dan mitra baru.
Mitra Partnership Dompet Dhuafa Jateng, Handhita Timur Adliima, menyampaikan pendekatan dilakukan ke berbagai komunitas berbasis hobi untuk meramaikan Ramadan.
“Kami menjajaki kolaborasi dengan berbagai komunitas, mulai dari yang sudah rutin bekerja sama hingga komunitas baru, agar semangat berbagi di Ramadan semakin luas,” jelasnya.
Dalam sesi interaktif bersama pendengar, Dompet Dhuafa juga memberikan penjelasan terkait zakat fitrah dan zakat mal.
Zaini menegaskan zakat fitrah wajib ditunaikan pada bulan Ramadan dan dapat dibayarkan untuk seluruh anggota keluarga sekaligus, termasuk anggota keluarga yang berada di luar daerah atau luar negeri.
Untuk wilayah Jawa Tengah, Dompet Dhuafa menetapkan besaran zakat fitrah sebesar Rp50.000 per jiwa, yang disalurkan kepada para mustahik di berbagai wilayah sesuai kebutuhan.
Masyarakat juga dapat merekomendasikan penerima zakat melalui Dompet Dhuafa.
Dompet Dhuafa Jawa Tengah mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah.
Ia menambahkan bagi yang ingin berzakat atau berkonsultasi dapat menghubungi nomor 08157798783.
“Ramadan adalah waktu terbaik untuk saling menguatkan dan membantu sesama. Mari kita budayakan zakat sebagai bagian dari kehidupan,” pungkas Nizar.

