Radio Solopos, PEKALONGAN — Pekan Kreatif Nusantara 2026 resmi dibuka di Kawasan Budaya Jatayu, Kota Pekalongan, Kamis malam (18/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung hingga 21 Juni 2026 tersebut menjadi ajang promosi produk UMKM, ekonomi kreatif, dan koperasi lokal.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Direktur Utama LPDB Koperasi Kementerian Koperasi, Krisdianto, serta dihadiri Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid, Ketua Dekranasda Kota Pekalongan Inggit Soraya, Sekretaris Daerah Kota Pekalongan Nur Priyantomo, dan jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan 12 tahun Kota Pekalongan sebagai Kota Kreatif Dunia.
Wali Kota Pekalongan mengungkapkan rasa syukur karena penyelenggaraan Pekan Kreatif Nusantara mendapat dukungan penuh dari Kementerian Koperasi dan Kementerian UMKM sehingga tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Alhamdulillah kegiatan ini mendapat support dari kementerian, sehingga kita tidak mengeluarkan anggaran APBD. Harapannya tentu bisa memberikan dampak positif bagi UMKM di Kota Pekalongan,” ujarnya.
Koperasi Lokal
Selain menghadirkan berbagai stan batik, kuliner, dan produk kreatif, kegiatan ini juga menjadi etalase perkembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kota Pekalongan.
Seluruh 27 kelurahan telah membentuk koperasi dan menyelesaikan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebagai bentuk kesiapan menjalankan program nasional tersebut.
“Kita ingin menunjukkan kepada pemerintah pusat bahwa Kota Pekalongan menjadi pionir. Tinggal menunggu regulasi lebih lanjut untuk pengelolaannya,” kata Afzan.
Produk Unggulan
Selama empat hari pelaksanaan, masyarakat dapat menikmati beragam pameran produk unggulan dan potensi khas dari masing-masing kelurahan, mulai dari batik, kuliner, minuman tradisional, hingga produk ekonomi kreatif lainnya.
Wali Kota optimistis kegiatan ini akan semakin menggairahkan perekonomian daerah.
“Monggo masyarakat Kota Pekalongan hadir. Banyak pameran dan kuliner menarik yang kami tampilkan. Mudah-mudahan ini bisa semakin mendorong UMKM dan ekonomi kreatif Kota Pekalongan,” pungkasnya. (NA)
