Solopos.com, SOLO—Kusuma Sahid Prince Hotel (KSPH) Solo kian memantapkan posisinya sebagai destinasi pernikahan atau wedding destination seiring meningkatnya permintaan penyelenggaraan pernikahan adat Jawa.
Bahkan, jadwal penyelenggaraan pesta pernikahan pada akhir pekan hingga akhir tahun hampir penuh dan sejumlah reservasi untuk tahun depan mulai berdatangan.
Marcomm Manager KSPH, Tia Kristiantini, mengatakan tingginya minat masyarakat terhadap pernikahan adat Jawa mendorong manajemen terus menambah fasilitas pendukung.
“Alhamdulillah sampai tahun depan sudah banyak sekali permintaan untuk perhelatan pernikahan adat Jawa di Kusuma Sahid,” ujar Tia dalam Talkshow Selasar di Kusuma Sahid Prince Hotel, Jumat (12/6/2025).
Menurutnya, KSPH kini memperkuat identitas sebagai wedding destination dengan menghadirkan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari kamar khusus pengantin, taman untuk prosesi siraman, hingga kereta kencana Pangeran Kusumo Yudho (PKJ) yang menjadi ikon baru hotel.
Kereta kencana tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi pasangan yang menggelar resepsi di KSPH, tetapi juga dapat disewa masyarakat umum.
Kereta itu ditarik dua ekor kuda dan dilengkapi kusir sesuai pakem yang telah ditetapkan.
Penyewaan Kereta
Assistant Sales and Marketing Manager KSPH, Donny, mengatakan tersedia sejumlah pilihan paket penyewaan kereta kencana.
Tarif penyewaan kereta beserta kuda dan kusir dimulai dari Rp5 juta dengan durasi penggunaan sekitar empat jam. Sementara paket lengkap yang dilengkapi dekorasi dan prajurit pengiring mencapai sekitar Rp8 juta.
“Kalau untuk pernikahan adat Jawa agung di Kusuma Sahid, kereta kencana dan kirab prajurit sudah termasuk dalam paket,” kata Donny.
Tia menjelaskan paket Pernikahan Adat Jawa Agung di KSPH tersedia untuk kapasitas 800 tamu dengan fasilitas dekorasi, tari Jawa, hidangan, serta kirab kereta kencana.
Selain itu, hotel juga memiliki sejumlah kamar khusus pengantin serta tengah menyiapkan tambahan taman di sisi timur untuk mendukung prosesi pernikahan adat.
Selain memperkuat segmen pernikahan, KSPH juga menghadirkan layanan food truck untuk menjangkau pasar yang lebih luas.
Permintaan Tinggi
Food and Beverage Manager KSPH, Handoko, mengatakan konsep tersebut berawal dari tingginya permintaan layanan katering di luar hotel.
“Kalau selama ini kami hanya menunggu pesanan, sekarang kami ingin menjemput pasar. Food truck ini membuat kami lebih dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Food truck KSPH menyajikan berbagai menu modern seperti rice bowl, mixed platter, minuman sehat, serta aneka kopi dengan harga mulai Rp5.000.
Layanan tersebut beroperasi setiap hari di kawasan Griyadi Kusuma Sahid mulai pukul 07.00 WIB hingga 13.00 WIB, sedangkan pada akhir pekan armada akan berpindah ke sejumlah lokasi kegiatan.
Donny mengatakan tingginya permintaan penyelenggaraan pernikahan membuat jadwal acara pada akhir pekan hingga penghujung tahun hampir terisi penuh.
Bahkan, sejumlah pemesanan untuk penyelenggaraan pesta pernikahan pada tahun depan mulai masuk.
“Setiap weekend sampai akhir tahun, alhamdulillah sudah terisi. Untuk tahun depan juga sudah banyak permintaan yang masuk,” katanya.
