• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Pengusaha Sound System Diimbau Upgrade Alat serta Tak Lebihi Decibel Suara

Abu Nadzib by Abu Nadzib
20 November 2025
in News
0
Pengusaha Sound System Diimbau Upgrade Alat serta Tak Lebihi Decibel Suara

Ketua DPRD Jateng Sumanto (Istimewa)

Radio Solopos, KARANGANYAR – Ketua DPRD Jateng Sumanto bersilaturahmi dengan Asosiasi Pengusaha Sound Indonesia (APSI) Pusat dan daerah di Gedung Pertemuan Desa Jati, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, belum lama ini.

Dalam kesempatan itu, Sumanto meminta para pengusaha sound system dan audio terus memperbarui peralatannya agar bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.

Ia berharap para pelaku jasa bisa mengembangkan diri dengan membuat konten-konten positif di media sosial serta tidak menyalakan suara yang melebihi batas.

Ketua DPRD Jawa Tengah, Sumanto (Istimewa)

Dalam pertemuan tersebut, ikut hadir perwakilan APSI dari Ngawi, Sragen, Boyolali, Sukoharjo, dan Wonogiri.

“Usaha ini berkaitan dengan kemajuan teknologi. Jadi perlu meng-upgrade alat-alat secara berkala biar tidak ketinggalan zaman,” ujar Sumanto.

Menurut Sumanto, jasa persewaan sound system dan audio selama ini perannya kerap luput dari sorotan.

Padahal para pelaku usaha ini memiliki peran besar terhadap berbagai kegiatan masyarakat. Mulai dari acara pemerintahan, seni budaya, pendidikan, keagamaan, hingga hiburan.

Tanpa dukungan para pengusaha sound yang profesional, berbagai kegiatan tersebut tak dapat berjalan dengan lancar.

“Tanpa panjenengan semua, bisa-bisa semua event jadi hampa. Pentas wayang kulit misalnya, meskipun dalangnya teriak-teriak, kalau tidak ada sound-nya, nggak akan terdengar,” paparnya.

Ia berharap para pengusaha yang tergabung APSI dapat meningkatkan profesionalitas, solidaritas, dan tata kelola usaha pada bidang ini.

Menurutnya, asosiasi tak hanya wadah untuk bersilaturahmi, tapi juga tempat untuk berbagi pengalaman, kolaborasi, serta memperjuangkan kepentingan bersama para pelaku usaha.

Kolaborasi tersebut dapat menghasilkan ekosistem usaha yang sehat, tertib, dan saling menguntungkan, baik bagi pelaku usaha, masyarakat, maupun pemerintah.

“Meskipun mungkin ini antarpengusaha saling bersaing, saya berharap tetap bisa berkolaborasi dalam hal-hal yang positif,” kata politisi PDI Perjuangan tersebut.

Jangan Ganggu Warga

Sumanto menyadari banyak muncul pro dan kontra terkait keberadaan para pengusaha sound. Terlebih bila tata suara yang dimainkan terlampau keras sehingga mengganggu masyarakat.

Karenanya ia berharap para pengusaha lebih peduli dengan tidak menyalakan sound melebihi batas decibel suara yang bisa ditoleransi.

“Terkadang ada yang menganggap kalau tidak keras kurang marem. Tapi kalau suaranya keras bisa mengganggu dan bikin geger. Karena itu semua perlu diatur agar tetap bisa didengarkan secara nyaman dan menjadi hiburan bagi masyarakat,” ujar Sumanto.

Lebih lanjut Sumanto meminta para pengusaha sound system memanfaatkan media sosial dengan membuat konten-konten positif. Sebab saat ini medsos bisa menjadi sarana promosi yang efektif.

“Bagi saya, pro kontra sudah biasa. Apapun akan muncul anggapan positif maupun negatif. Harapannya apa yang dilakukan teman-teman ini bisa jadi hal positif, suara soundnya bisa tetap didengar dengan nyaman,” katanya.

Ke depan ia juga berharap para pengusaha sound lokal ini dapat semakin kompetitif dan mampu bersaing di tingkat nasional, bahkan internasional. (ADV/*)

Tags: sumantoketua dprd jatengsound systemAPSI

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Dana Transfer Pusat Turun Rp1,5 Triliun, Sumanto: Pemprov Jateng Harus Kreatif Gali Potensi PAD
  • Fokus Kolaborasi Pemerintah Pusat–Daerah, Penanganan Rob Pekalongan Masuk Tahap Evaluasi Ulang
  • DPRD Jateng Bahas Raperda Penyelenggaraan Standardisasi Jalan dan Garis Sempadan
  • Ketersediaan Aspal dan Cuaca Jadi Tantangan, Wali Kota Pekalongan: Perbaikan Jalan Terus!
  • Lomba Mancing “Wali Kota Cup II” Dongkrak Potensi Wisata Pantai Pekalongan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.