Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Perang Baliho Politikus, Sobat Solopos : Bikin Muak! Dananya Buat Bagi Bansos Saja!

Redaksi by Redaksi
18 August 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
baliho politikus

sumber foto : solopos.com

SoloposFM,  Situasi pandemi virus corona (Covid-19) yang melanda Indonesia tak menyurutkan tingkah para elite politik untuk terus bermanuver memoles citra diri demi kepentingannya sendiri. Sejumlah politikus menggunakan pelbagai cara berbeda untuk meraih simpati masyarakat. Salah satunya seperti pemasangan iklan politik berupa baliho hingga billboard yang belakangan ini gencar dilakukan sejumlah politikus.

Baliho tersebut kini sudah banyak tersebar di daerah-daerah. Peletakannya baliho tersebut bervariasi. Mulai dari yang dipajang secara legal di tempat yang sudah disediakan hingga dipasang pada tiang-tiang listrik.

Baca juga : HUT KE-76 RI, DHC 45 Solo : Jangan Jadi Generasi Penerus Yang Masa Bodoh

 

Baca Juga

Salurkan Bantuan Modal Usaha ke Warga, Sumanto: Jangan untuk Kebutuhan Konsumtif

Salurkan Bantuan Modal Usaha ke Warga, Sumanto: Jangan untuk Kebutuhan Konsumtif

23 October 2026
Sumanto Soroti TPA Kian Penuh, Ajak Warga Olah Sampah Mulai dari Rumah Tangga

Sumanto Soroti TPA Kian Penuh, Ajak Warga Olah Sampah Mulai dari Rumah Tangga

23 October 2026
Ratusan Mahasiswa UNS Turun ke Jalan di Solo, Suarakan Tujuh Tuntutan

Ratusan Mahasiswa UNS Turun ke Jalan di Solo, Suarakan Tujuh Tuntutan

23 October 2026
Sumanto: Sinergi Lintas Instansi Kunci Penanganan Kebakaran Gunung Lawu

Sumanto: Sinergi Lintas Instansi Kunci Penanganan Kebakaran Gunung Lawu

22 October 2026

Tak hanya baliho, kemenangan atlet-atlet Indonesia pada pelbagai cabang olahraga di Olimpiade Tokyo 2020 juga dijadikan objek bagi para politikus. Di media sosial, poster-poster ucapan selamat dari para politikus kepada para atlet berprestasi Indonesia kini berseliweran. Bahkan, di poster tersebut komposisi wajah si atlet kalah besar ketimbang wajah para politikus pemberi selamat.

Opini Pendengar SoloposFM

 

Sejumlah pihak menilai upaya pemasangan baliho hingga mengucapkan selamat bagi atlet yang berprestasi di Olimpiade merupakan fenomena para politikus di Indonesia sedang berburu popularitas di tengah pandemi. Tapi, hal itu bukan mendapatkan tepuk tangan atau respek, justru nyinyiran bullyan.

Baca juga : PPKM Kota Solo, Sobat Solopos : Sudah Saatnya Dilonggrkan

 

Dalam Dinamika 103 SoloposFM, Rabu (18/8/2021), mayoritas Sobat Solopos mengaku muak dengan adanya baliho politikus di tengah pandemi. Sobat Solopos menilai anggaran baliho lebih tepat dialokasikan untuk bantuan sosial kala pandemi.

baliho politikus

Berikut sejumlah opini Sobat Solopos:

 

“Muak bosan lihat tampang-tampangnya. Lebih baik dana pasang baliho untuk mikir rakyat,” tulis Tatik.

“Perang baliho! Memang politikus Indonesia tamak kedudukan, jabatan, dan gèngsi. Manakala rakyat butuh uluran tangan politikus, hanya beberapa yang peduli dengan rakyatnya. Itu fakta yang ada saat ini. Mereka saling nunggu aksi di antara politikus,” ungkap Sriyatmo.

“Baliho adalah bagian bahasa politik yang menyeret isu-isu yang sedang berkembang pada tatanan sosial masyarakat. Jelas ini tidak mengenal etika berpolitik dan empati ketika bangsa ini sedang terpuruk dalam situasi pandemi. Ini bukti tidak pekanya para politikus bangsa ini,” ungkap Ahmad Sanusi.

“Muak aja lihatnya,” tulis Kartiman.

“Saya muak dengan banyaknya baliho yang di pasang, di saat negara kita sedang dilanda pandemi covid malah elit politik malah berlomba-lomba cari popularitas. Tidak etis dan buat masyarakat muak pastinya,” papar Priyanto.

“Satu baliho itu sekitar Rp10 jt, dibelikan beras di bagi-bagikan ke banyak orang akan simpatik. Nggak usah  disuruh pasti nanti akan milih dia Sekarang orang pada lapar malah disuruh lihat baliho,” ungkap Yudis.

“ Jelas tidak elok. Tapi namanya politikus buat mereka sah-sah saja. Yang terpenting sebenarnya kita sebagai masyarakat, harus cerdas dan bijak dalam menentukan siapa calon pemimpin bangsa ini ke depan. Justru dengan trend yang terjadi membuat kita bisa menilai, mana yang layak dan tidak. Dan jangan di buat trending, karena memang itu yg di harapkan,” tulis Nur Syamsiah.

 

[Diunggah oleh Avrilia Wahyuana]

Tags: baliho politikusperang baliho

Related Posts

No Content Available
Load More

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Salurkan Bantuan Modal Usaha ke Warga, Sumanto: Jangan untuk Kebutuhan Konsumtif
  • Lima Film Terbaru Oktober 2026, dari Horor Kuntilanak hingga Drama Perjuangan Mahasiswa
  • Sumanto Soroti TPA Kian Penuh, Ajak Warga Olah Sampah Mulai dari Rumah Tangga
  • Ratusan Mahasiswa UNS Turun ke Jalan di Solo, Suarakan Tujuh Tuntutan
  • Sumanto: Sinergi Lintas Instansi Kunci Penanganan Kebakaran Gunung Lawu
Radio Solopos FM

© 2025 Radio Solopos.

Navigate Site

  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2025 Radio Solopos.