• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Presiden Kunjungi Aceh dan Sumatra, Update Korban Meninggal Akibat Banjir Capai 961 Jiwa

Abu Nadzib by Abu Nadzib
9 December 2025
in News
0
bencana banjir aceh sumatra

Foto udara menampilkan tumpukan kayu-kayu memenuhi area Pondok Pesantren Darul Mukhlishin pascabanjir bandang di Desa Tanjung Karang, Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (5/12/2025). Total korban meninggal akibat bencana banjir di Aceh dan Sumatra lebih dari 950 orang. (Istimewa)

Radio Solopos, JAKARTA – Update data korban meninggal akibat bencana banjir dan longsor di Sumatra-Aceh menjadi 961 jiwa.

Sebanyak 293 orang masih dinyatakan hilang serta lebih dari 5.000 orang terluka.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan tim gabungan telah menemukan 40 jenazah pada Senin (8/12/2025).

Dia menyebutkan untuk Aceh bertambah 23 dari 366 menjadi 389 jiwa meninggal dunia. Sumatra Utara bertambah 9 korban jiwa sehingga menjadi 338 korban jiwa.

Adapun, Sumatra Barat bertambah 8 jenazah sehingga menjadi 238 jiwa. Namun dia mengatakan jumlah korban hilang berkurang.

“BNPB mencatat secara total korban [hilang] yang berkurang dari hari kemarin di angka 392 jiwa hari ini [Senin, 8 Desember 2025] yang terdaftar pada Pusdalops BNPB yang merupakan rekapitulasi dari 3 provinsi sebanyak 293 jiwa,” katanya dikutip Bisnis (Grup Radio Solopos) pada Selasa (9/12/2025) dari akun YouTube BNPB.

Dia menegaskan pihaknya berupaya menekan angka korban hilang dengan mendata sejumlah titik pengungsian yang belum terdaftar.

Menurutnya, terdapat tambahan lokasi pengungsian di Aceh, Aceh Timur, dan Bener Meriah sehingga total pengungsi menjadi 1.057.482 jiwa.

Penyebaran logistik juga telah dilakukan melalui jalur udara, meskipun sempat terhalang beberapa jam karena kondisi yang tidak memungkinkan.

Abdul menyampaikan bahwa tim gabungan telah mendistribusikan 20 sorti logistik.

Selain itu, tim juga perlahan mendistribusikan logistik melalui jalur darat di 6 lokasi dengan menggunakan truk yang memiliki tonase lebih besar, di antaranya Bireuen, Pidie Jaya, Pidie, Aceh Timur dan Aceh Utara.

Di Sumbar, katanya, jembatan Sikabau yang menghubungkan ruas Jalan Sikabau dan Lembah Melintang telah dibangun jembatan bailey yang diperkirakan rampung pada 12 Desember 2025.

“Kemudian jembatan bawah Kubang, Kabupaten Solok sepanjang 17 meter saat ini sudah jalan dengan persentase 20%-25% diharapkan pada minggu ini juga bisa segera digunakan oleh masyarakat,” katanya.

Selain itu, tim juga membangun jembatan bailey di jembatan Supayang, Kabupaten Solok dan salah satu jembatan di Kabupaten Padang.

Masih Terendam

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat mencatat sebanyak 25 desa tersebar pada enam kecamatan kembali terendam banjir dengan ketinggian air berkisar antara 20-50 centimeter.

“Penyebab kembali terjadinya banjir ini akibat tingginya curah hujan sehingga menyebabkan aliran sungai meluap,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah dilansir dari Antara.

Sebelumnya pada Rabu (26/11/2025), sejumlah kawasan di daerah ini juga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai di atas satu meter.

Ada pun lokasi yang terendam banjir di Aceh Barat diantaranya Desa Leuhan dan Desa Gampa Kecamatan Johan Pahlawan.

Di Kecamatan Woyla Induk banjir juga merendam Desa Aron Tunong, Desa Aron Baroh dan Desa Ie Itam Baroh.

Banjir juga merendam Desa Teupin Baroh dan Desa Peuribu, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat dengan ketinggian air berkisar antara 40 hingga 50 sentimeter.

Banjir setinggi 40 hingga 50 sentimeter juga merendam tujuh desa di Kecamatan Woyla Barat meliputi Desa Napai, Desa Cot Lagan, Desa Leubok Pasi Ara, Desa Lhok Malee, Desa Blang Cot Rubek, Desa Alue Leuhop serta Desa Ulee Pasi Ara.

Di Kecamatan Meureubo banjir merendam tiga desa meliputi Desa Ranto Panyang Timur, Desa Pasi Aceh Tunong serta Desa Pasi Aceh Baroh dengan ketinggian air berkisar 20 hingga 30 sentimeter.

Banjir juga merendam delapan desa di Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat meliputi Desa Alue Tampak, Gampong Masjid, Keudee Aron, Pasi Jambu, Tumpok Ladang, Meunasah Rayeuk, Meunasah Buloh, serta Pasi Teungoh dengan ketinggian air rata-rata mencapai 20 sentimeter.

Teuku Ronal mengatakan hingga saat ini tim dari BPBD Aceh Barat masih terus berupaya melakukan pendataan terhadap dampak yang disebabkan oleh banjir luapan, sekaligus memastikan ada tidaknya warga yang menjadi korban dalam musibah ini.

“Untuk kerugian juga masih dalam pendataan,” kata Teuku Ronal Nehdiansyah.

Kunjungan Presiden

Di Jakarta, pada Sabtu (6/12/2025) Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan laporan resmi mengenai pengiriman darurat tersebut melalui helikopter BNPB.

“Sabtu 6 desember 2025, melalui helikopter BNPB, telah diangkut Genset listrik 250 KWH untuk Rumah Sakit di Aceh Tengah, Takengon,” ujarnya.

Menurut Teddy, Takengon termasuk wilayah yang paling sulit dijangkau karena serangkaian longsor dan putusnya jembatan di berbagai jalur.

Di tengah situasi itu, pemerintah melalui PLN dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak simultan membuka kembali akses transportasi dan memulihkan kelistrikan.

“PLN dan Kementerian PU terus memperbaiki seluruh gardu listrik dan terus memberikan pasokan listrik serta membuka jalur darat secepat mungkin,” ujar Teddy.

Bagi warga di rumah sakit, keberadaan genset tersebut berarti layanan kesehatan dapat tetap berjalan, operasi darurat bisa dilakukan, dan obat-obatan tetap tersimpan sesuai standar.

Namun genset hanyalah satu bagian kecil dari upaya nasional yang lebih luas dan gerak cepat pemerintah.

Presiden Prabowo Subianto saat mengunjungi Provinsi Aceh yang tersapu banjir bandang akibat perusakan hutan, Minggu (7/12/2025). (Istimewa)

Pada Minggu (7/12/2025), Presiden Prabowo Subianto kembali bertolak menuju Provinsi Aceh untuk meninjau langsung penanganan bencana—kunjungannya yang kedua dalam sepekan.

Dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, pesawat yang membawa Kepala Negara lepas landas pukul 07.55 WIB menuju Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar.

Setibanya di Aceh, Presiden langsung meninjau sejumlah titik kerusakan paling parah, sekaligus menerima laporan terbaru dari pemerintah daerah serta instansi terkait.

Fokus utamanya: mempercepat evakuasi, memperlancar distribusi bantuan, membuka akses jalan, dan memastikan keamanan warga.

“Ya, saya kira kita lihat ya, salah satu jembatan yang mereka kerja terus diharapkan satu minggu sudah bisa buka dan darisini bisa terus untuk membuka tiga jembatan lagi ya menuju bener meriah dan takengon ke atas,” ujar Prabowo.

Presiden Ke-8 RI juga menerima laporan tentang kerusakan sawah, irigasi, hingga jebolnya beberapa bendungan yang menjadi penopang pertanian di wilayah tersebut.

Dengan tegas dia menyampaikan bahwa negara akan membantu memulihkan semua lahan yang rusak akibat kejadian ini—karena kerusakan tersebut merupakan bencana alam, bukan kesalahan petani.

Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul “Kembali ke Aceh, Prabowo Gerak Cepat Atasi Dampak Banjir Sumatra”

Tags: korban banjirpresiden prabowobanjir acehbanjir sumatra

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Politeknik Assalaam Siap Bertransformasi Menjadi Universitas pada Tahun 2027
  • Pemkot Solo Siapkan Pembatasan Sampah ke Putri Cempo, Pengolahan Dimulai dari Rumah Tangga
  • Mitra10 Solo Baru Tawarkan Solusi Bangun Rumah Tanpa Ribet
  • Kokola Luncurkan Kukis Black, Perkuat Diferensiasi Produk di Tengah Persaingan Pasar
  • Fokus Kualitas Layanan, BPJS Kesehatan Bersama Fasilitas Kesehatan Dukung JKN Berkelanjutan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.