Radio Solopos, SOLO – Ajang seni dan budaya Sansa Fest 2026 yang digelar di NEO Solo Grand Mall pada Minggu (8/2/2026) lalu, mencatatkan peningkatan signifikan dari sisi partisipasi.
Sebanyak 21 tim dari berbagai daerah di Jawa Tengah terlibat dalam kegiatan tahunan Sanggar Aneuk Nanggroe Nusantara tersebut.
Ketua Panitia Sansa Fest 2026, Isninda, mengatakan untuk level provinsi kegiatan tersebut baru kali pertama digelar. Tahun-tahun sebelumnya, Sansa Fest terbatas di wilayah Soloraya.
Isninda menyampaikan perluasan cakupan peserta terjadi seiring meningkatnya minat komunitas seni dari berbagai daerah.
“Kalau tahun lalu masih se-Soloraya, tahun ini pesertanya datang dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Antusiasmenya meningkat cukup tajam,” kata Isninda dalam rilisnya kepada radio.solopos.com, Kamis (12/2/2026).
Menurut Isninda, Sansa Fest tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan pertunjukan seni, tetapi juga wadah pembinaan generasi muda dalam bidang seni dan budaya berbasis kearifan lokal.
Tahun ini, penyelenggaraan Sansa Fest juga bertepatan dengan peringatan satu dekade Sanggar Aneuk Nanggroe Nusantara.
Pelaksanaan Sansa Fest 2026 kembali berlangsung di NEO Solo Grand Mall, Solo yang dinilai mampu menampung peningkatan jumlah peserta dan penonton.
Manajemen NEO Solo Grand Mall menyambut positif perkembangan Sansa Fest yang kini berstatus sebagai event tingkat provinsi.
Public Relations NEO Solo Grand Mall, Elvira, menyatakan pihaknya mendukung penuh kegiatan yang mendorong kreativitas generasi muda.
“NEO Solo Grand Mall berkomitmen menjadi ruang publik yang mendukung pertumbuhan seni dan budaya, sekaligus memberikan hiburan yang edukatif bagi masyarakat,” ujarnya.
Dengan bertambahnya jumlah peserta dan meluasnya jangkauan wilayah, Sansa Fest 2026 diharapkan mampu memperkuat jejaring seni dan budaya antar daerah di Jawa Tengah serta menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan.
Informasi terkait agenda kegiatan di NEO Solo Grand Mall dapat diakses melalui akun Instagram resmi @neo.solograndmall.

