• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Sila Tea House Raih UKM Pangan Award 2023

Intan Nurlaili by Intan Nurlaili
21 October 2023
in News
0
Sila Tea House Raih UKM Pangan Award 2023

Radio Solopos – Konsumsi teh premium masyarakat Indonesia semakin membaik dan
perlu terus ditingkatkan.

Hal itu merupakan peluang untuk meningkatkan pasar teh premium di dalam negeri yang selama ini didominasi ekspor.

Dalam jangka panjang, produsen teh rakyat juga bisa menikmati harga yang wajar.

Itulah yang menginspirasi Co-Founder sekaligus Operational and Business Director Sila Tea House
Redha Taufik Ardias ketika memulai bisnis Sila Tea House pada 2018.

Saat itu, Redha menilai belum banyak teh premium atau yang berkualitas tinggi di Indonesia.

Bisnis Sila Tea House lahir dengan mengusung konsep sociopreneur (wirausaha sosial) dan semangat keberlanjutan (sustainability).

Kehadiran Sila diproyeksikan membawa implikasi positif yang multipel.

“Apalagi dengan didukung produk-produk teh berkualitas tinggi di dalam negeri akan dapat
mengangkat nilai serta citra teh Indonesia di mata dunia,” ujarnya Redha saat ditemui usai menerima penghargaan UKM Pangan Award 2023, Kamis (19/10).

Redha meraih penghargaan itu di sela-sela penyelenggaraan Pangan Nusa 2023 dalam gelaran Trade Expo Indonesia (TEI) ke-38 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Banten.

Redha menerima penghargaan itu untuk kedua kalinya setelah pada tahun 2022 menerima penghargaan serupa. Dia yang juga pernah mengikuti pameran di Belanda melihat, selama ini, konsumen Indonesia justru hanya menikmati kualitas teh biasa yang bukan untuk diekspor.

Padahal, manfaat dan kenikmatannya justru terletak pada teh premium dengan kualitas terbaik.
Teh yang selama ini banyak diminum bukanlah teh, tapi lebih kepada sisanya.

Ia menemukan bahwa teh yang berkualitas tinggi di Indonesia seringkali dikirim ke luar negeri. Mirisnya, teh itu kemudian dikemas ulang lagi dengan merek dari luar negeri untuk dikirim lagi ke Indonesia dalam bentuk yang lebih eksklusif.

“Kalau kesadaran masyarakat pada teh premium meningkat, maka kebutuhan di dalam negeri juga
otomatis meningkat. Ini yang harus disosialisasikan kepada masyarakat kita,” katanya.

Petani dan peluang kerja

Oleh karena itu, Redha ingin menghadirkan teh autentik asli Indonesia yang berkualitas tinggi, sekaligus sebagai upaya mendukung kesejahteraan petani teh lokal. Ia pun melakukan riset segala hal tentang teh dan menemukan fakta kekayaan ragam teh Indonesia dengan kualitas yang sangat baik.

“Teh di Indonesia kualitasnya bagus-bagus semua. Indonesia masuk dalam delapan besar negara
dengan kebun teh terbesar di dunia. Oleh karena itu, ini merupakan peluang bahwa kita harus
memperkenalkan teh Indonesia dengan merek Indonesia,” ungkapnya dalam rilis yang diterima radio.solopos.com, Sabtu (21/10/2023).

Melalui Sila, pihaknya ingin menambah nilai dari teh Indonesia. Hal ini pun diharapkan mendorong perluasan lapangan kerja dengan kehadiran ‘teapreneur’ baru. Adapun saat ini, Sila telah memasok 120 kedai teh di kota-kota besar di Indonesia dan memasarkan melalui marketplace.

Selain itu, kata Redha, Sila Tea House Indonesia Artisan Tea juga menerima bagi yang berminat untuk belajar menjadi penyaji teh. Saat ini, Sila memiliki lebih dari 100 ragam teh dengan jumlah 100-an tisane atau herbal kering.

Pihaknya pun melakukan peracikan (blending). Jumlah artikelnya pun mencapai ratusan, tapi saat ini yang dirilis ke pasar baru 50 varian, yang terdiri atas 30 jenis teh racikan dengan 20 teh asli.

Baca juga: Adhiwangsa Hotel & Convention Solo Raih Customer Review Awards 2023 Agoda

Tags: kemendagteh premiumsila tea houseukm pangan awardpangan nusa 2023

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Selasar UMKM: Murni Kembangkan You2Me di Tengah Popularitas Susu Shi Jack
  • Selasar Radio Solopos: Sri Kayu Furni Fest 2026 Angkat Mebel Lokal ke Pasar Nasional
  • Asia Hotel Solo Tawarkan Paket Pernikahan Mulai Rp19 Juta
  • Perumda Air Minum Toya Wening Kota Solo Siapkan Langkah Antisipasi Kekeringan
  • Peserta JKN Capai 282,7 Juta Jiwa, Hampir Sentuh Jumlah Penduduk Indonesia

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.