Radio Solopos, SOLO — Tim sepak bola kebanggaan warga Kota Solo dan sekitarnya, Persis, tengah terpuruk. Bahkan, Laskar Sambernyawa terancam terdegradasi ke Liga 2 kendati kompetisi masih panjang.
Persis Solo kesulitan menang bahkan di kandang sendiri, Stadion Manahan. Terakhir, laga menjamu PSM Makassar kalah 3-4, Sabtu (29/11/2025), membuat Persis Solo kini berada di dasar klasemen dengan tujuh poin.
Dari 13 kali main, Persis Solo baru menang satu kali, kalah delapan kali dan imbang empat kali. Tim yang kini belum punya pelatih kepala itu belum pernah menang dalam 11 laga terakhir.
Meski demikian, Direktur Persis Solo, Ginda Ferachtriawan, tetap optimistis Laskar Sambernyawa bisa bertahan di kasta tertinggi musim depan.
Menurutnya, Persis Solo masih memiliki kualitas untuk berkompetisi di Super League musim ini.
Menanggapi posisi Persis Solo yang berada di ujung tanduk setelah 11 laga beruntun belum pernah menang, Ginda meyakini timnya masih akan bertahan di Super League.
Ia menilai para pemain sudah menunjukkan tekad luar biasa pada setiap pertandingan.
“Tetap optimistis bisa bertahan. Kami tahu betul, empat musim Persis Solo bisa di Liga 1. Memang ada masa yang mengkhawatirkan dan yang bagus, bisa kami lalui. Jadi spirit itu yang kami pertahankan,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025) seperti dikutip Espos.id (Grup Radio Solopos).
Selain itu, Ginda mengatakan Manajemen Persis Solo memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh jelang jeda paruh musim Super League 2025/2026.
Beberapa perubahan akan dilakukan, termasuk terkait pelatih dan pemain baru.
“Hasil pertandingan sudah kami lihat. Minggu depan kami evaluasi lebih dalam apa yang terjadi. Pertandingan ini tidak maksimal meskipun secara spirit golnya banyak. Tapi kami kalah, jadi kami harus evaluasi,” ujarnya.
Ia menambahkan klub akan memaksimalkan putaran kedua kompetisi, termasuk mempertimbangkan perubahan komposisi pelatih dan pemain.
“Sementara ini kami masih memakai caretaker. Kami akan lihat langkah yang akan kami lakukan ke depan,” katanya.
Menurut Ginda, Persis Solo saat ini terus mencari kandidat pelatih baru. Pencarian dilakukan setiap hari agar klub memiliki opsi terbaik, termasuk soal kecocokan dengan pola tim dan karakter pemain.
“Setiap hari kami mencari opsi pelatih. Kami juga bisa menambah pemain di paruh musim dan akan kami maksimalkan agar pemain dan pelatih bisa nyambung. Memang tidak nyaman, tapi kami akan berusaha semaksimal mungkin. Kami mohon dukungannya dan minta maaf karena belum menang di kandang,” lanjutnya.
