• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Momentum Perjuangan Lifter Nurul Akmal di Kelas +81 kg Angkat Besi Olimpiade Paris 2024

Avrilia Wahyuana by Avrilia Wahyuana
12 August 2024
in News
0
Atlet Angkat Besi Nurul Akmal

Radio Solopos –  Aksi atlet perempuan angkat besi Indonesia, Nurul Akmal, belum berhasil meraih medali Olimpiade Paris 2024 di South Paris Arena, Minggu (11/8/2024).

Atlet angkat besi berusia 31 tahun itu finis dengan total angkatan 245 kg di kelas 81 kg. Rinciannya, Nurul Akmal mengangkat 105 kg di snatch dan 140 kg di clean & jerk.

Nurul Akmal, mengangkat snatch pertama seberat 105 kg. Namun, dia dinilai belum berhasil mengangkat 110 kg atau no lift karena press out pada dua kesempatan berikutnya.

Dilansir dari situs Olimpiade, press out adalah kesalahan saat atlet menekuk sikunya ketika mengangkat beban di atas kepala.

Nurul Akmal sempat mengajukan challenge, tetapi para juri tetap tegas dengan keputusannya. Alhasil, angkatan snatch terbaik Nurul di Paris adalah 105 kg. Amel berada di urutan ke-11 dari 12 lifter dalam hasil angkatan snatch.

Peringkat di tiga besar dihuni Li Wenwen (China), Park Hye-jeong (Korea Selatan), dan Emily Campbell (Britania Raya).

Atlet angkat besi asal China Li Wenwen yang memegang rekor dunia dan Olimpiade di kelas +81 kg, mengangkat 136 kg. Sementara, snatch terbaik Park Hye-jeong 131 kg dan Emily Campbell 126 kg.

Nurul Akmal mampu mengangkat 140 kg pada kesempatan pertama clean & jerk, tetapi juri kembali memutuskan no lift untuk angkatannya seberat 145 kg pada percobaan kedua.

Aksinya pada angkatan ketiga, Nurul Akmal tak berhasil mengangkat beban 151 kg. Dengan demikian, tuntas perjuangan para wakil Indonesia di Olimpiade Paris 2024.

Tim Merah Putih mengumpulkan tiga medali dengan rincian dua emas dan satu perunggu.

Medali emas dipersembahkan oleh atlet panjat tebing Veddriq Leonardo (nomor speed) dan lifter Rizki Juniansyah (kelas 73 kg).

Sumber : Kompas.com

Tags: Olimpiade 2024 ParisNurul AkmalAngkat Besi Indonesia

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Podcast Pustaka Berbicara: LKKS Hadir, Kenali, Pahami, dan Kolaborasi
  • 120 Tahun Kota Pekalongan: Momentum Bertahan, Berbenah, dan Berkelanjutan
  • Ada Keterbasan Anggaran hingga Bencana, Pemkot Pekalongan Fokus Pelayanan dan Inovasi
  • HUT ke-120, Pemkot Pekalongan Gelar Perayaan Sederhana dengan Kegiatan Sosial
  • Studi Tiru Dekranasda Badung Perkuat Sinergi Pengembangan Batik Pekalongan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.