• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Pentingnya Jaga Keseimbangan Metabolisme Di Tengah Gaya Hidup Modern

“Kesehatan metabolisme dibangun melalui langkah-langkah kecil yang dilakukan setiap hari. Bahkan kebiasaan sederhana dapat memberikan dampak besar bagi energi, suasana hati, dan vitalitas jangka panjang,”

Avrilia Wahyuana by Avrilia Wahyuana
26 November 2025
in Lifestyle
0
Pentingnya Jaga Keseimbangan Metabolisme Di Tengah Gaya Hidup Modern

Ilustrasi seorang perempuan sedang mengkonsumsi menu sehat (FOTO/iStockphoto)

Radio Solopos – Pola hidup modern yang ditandai dengan tingginya tingkat stres, konsumsi makanan olahan, dan minimnya aktivitas fisik dinilai semakin mengganggu keseimbangan metabolisme masyarakat.

Luigi Gratton, pakar kesehatan sekaligus Office of Health and Wellness and Chair, Herbalife Nutrition Advisory Board, menekankan bahwa metabolisme tidak hanya terkait pembakaran kalori, tetapi berhubungan langsung dengan cara tubuh berfungsi, merespons lingkungan, serta menu.

“Untungnya, perubahan kecil yang disengaja dalam kebiasaan sehari-hari, dimulai dari nutrisi, gerakan, dan istirahat dapat memberikan dampak yang signifikan,” ujar Dr. Luigi.

Ia menjelaskan bahwa stres kronis dapat meningkatkan kadar kortisol yang mendorong tubuh menyimpan lebih banyak lemak. Pada saat yang sama, paparan makanan olahan tinggi gula tambahan dan rendah serat membuat pengendalian nafsu makan menjadi tidak stabil.

Kondisi tersebut, selanjutnya, dapat mempengaruhi kesehatan saluran cerna dan sensitivitas insulin yang berperan penting dalam pengaturan energi. Kebiasaan duduk dalam waktu yang lama, baik karena pekerjaan kantor maupun kemacetan lalu lintas yang juga disebut menjadi faktor yang memperlambat metabolisme.

Aktivitas otot yang minim menyebabkan tubuh mengeluarkan energi lebih sedikit, sehingga menurunkan laju metabolisme dan memicu ketidakseimbangan energi.

Menurut Dr. Luigi, perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat membantu memulihkan kerusakan metabolik tubuh. Ia menyoroti tiga langkah utama: pola makan, gerak tubuh, dan kualitas tidur.

Pada pola makan, ia menyarankan konsumsi protein tanpa lemak untuk membantu membangun dan mempertahankan massa otot, yang berperan dalam meningkatkan laju metabolisme saat beristirahat.

Serat dari sayur, buah, dan biji-bijian juga diperlukan untuk menjaga kesehatan usus dan kestabilan kadar gula darah.

Ia menambahkan bahwa sejumlah bahan alami seperti polifenol dari buah jeruk serta capsicum dari cabai menunjukkan potensi mendukung fungsi metabolisme, meski tetap perlu dikonsumsi dalam konteks pola makan seimbang.

Gerakan fisik disebut sebagai katalisator metabolisme. Aktivitas rutin, mulai dari olahraga teratur hingga berjalan cepat yang membantu tubuh mengatur pemanfaatan gula darah dan energi.

Menurutnya, semakin banyak seseorang bergerak, semakin besar peluang untuk mempertahankan kemampuan fungsional tubuh di masa mendatang.

Ia juga menekankan pentingnya tidur sebagai bagian dari pemulihan metabolik. Saat tidur, tubuh melakukan perbaikan fungsi internal, termasuk pengaturan hormon lapar dan kenyang, sensitivitas insulin, serta penurunan kadar kortisol.

Kebiasaan seperti membatasi layar menjelang tidur dan menjaga waktu tidur yang konsistensinya dinilai membantu meningkatkan kualitas istirahat.

“Kesehatan metabolisme dibangun melalui langkah-langkah kecil yang dilakukan setiap hari. Bahkan kebiasaan sederhana dapat memberikan dampak besar bagi energi, suasana hati, dan vitalitas jangka panjang,” ujar Dr. Luigi.

Sumber : Antara

Tags: tips sehattips hidup sehatmenu sehat

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Dana Transfer Pusat Turun Rp1,5 Triliun, Sumanto: Pemprov Jateng Harus Kreatif Gali Potensi PAD
  • Fokus Kolaborasi Pemerintah Pusat–Daerah, Penanganan Rob Pekalongan Masuk Tahap Evaluasi Ulang
  • DPRD Jateng Bahas Raperda Penyelenggaraan Standardisasi Jalan dan Garis Sempadan
  • Ketersediaan Aspal dan Cuaca Jadi Tantangan, Wali Kota Pekalongan: Perbaikan Jalan Terus!
  • Lomba Mancing “Wali Kota Cup II” Dongkrak Potensi Wisata Pantai Pekalongan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.