• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

BERITA EKONOMI: Kala Indomie Diklaim Nigeria

Redaksi by Redaksi
21 March 2017
in News
0
BERITA EKONOMI: Kala Indomie Diklaim Nigeria

SoloposFM–Mie instan adalah produk makanan yang murah, lezat dan mudah dibuat. Tak heran bila makanan ini memiliki banyak pecinta. Kesuksesan penjualan produk mie instan ini bahkan sampai ke luar negeri. Salah satu produk mie instan yakni Indomie bahkan begitu terkenal di Afrika hingga produsennya memiliki pabrik disana.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, saat ini Indofood, produsen Indomie telah memiliki sejumlah pabrik di Nigeria. Lantaran hal ini bahkan Nigeria sempat mengklaim Indomie merupakan produk dari Afrika.

“Di Nigeria ada 10 pabrik Indomie. Makanya mereka klaim Indomie itu dari Afrika,” ujar dia di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Selasa (21/3/2017).

Namun demikian, lanjut Enggar, hal tersebut menjadi pertanda baik. Ini menjadi bukti jika produk-produk Indonesia telah diterima di negara lain bahkan menguasai pangsa pasarnya.

“Kita akan dorong berbagai produk ekspor yang bisa dilakukan oleh UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah),” kata dia.

Dikutip Liputan6, untuk mendorong penetrasi produk lokal di pasar global, Enggartiasto menyatakan pihaknya telah menyelesaikan perjanjian kerja sama perdagangan ‎dengan sejumlah negara nontradisional. Salah satu sasarannya yaitu negara-negara di kawasan Afrika dan Asia Selatan.

Menurut Enggartiasto pertumbuhan ekonomi Afrika tinggi dengan inflasi tinggi, membuat produk Indonesia diterima di sana. Selain itu negara-negara Eurasia mulai Kazaktan, negara-negara pecahan Uni Soviet, disebut-sebut menteri punya keterikatan dengan Indonesia.

 

[Dita Primera]

Tags: indomiemie intsnaafrika

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • HUT ke-120, Pemkot Pekalongan Gelar Perayaan Sederhana dengan Kegiatan Sosial
  • Studi Tiru Dekranasda Badung Perkuat Sinergi Pengembangan Batik Pekalongan
  • Sumanto Canangkan Program Jaga Kali Merawat Bumi, Tanam Pohon Penyimpan Air di Sekitar Sungai
  • Ketua DPRD Jateng Sumanto Berharap Bedah LKPJ 2025 Hasilkan Rekomendasi Konkret dan Terukur
  • Wakil Wali Kota Solo Sosialisasikan Pembatasan Plastik Sekali Pakai di NEO Solo Grand Mall

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.