• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Peringati Hari Menari Dunia, Solo Menari 24 Jam

Redaksi by Redaksi
27 April 2017
in News
0
Peringati Hari Menari Dunia, Solo Menari 24 Jam

SoloposFM- Ribuan seniman dari berbagai daerah di Indonesia ikut memeriahkan pergelaran “24 Jam Menari” nonstop dalam peringatan Hari Menari Dunia di Kota Solo, Jateng, Sabtu (29/4/2017) sampai dengan Minggu (30/4/2017) dilansir dari antaranews.com.

Ketua Panitia “24 Jam Menari”, Wahyudianto,mengatakan  bahwa Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta menyajikan pentas tari yang dikemas selama 24 jam yang ke-11 tersebut melibatkan 3.760 seniman dari 182 grup tari mulai dari kalangan anak-anak hingga berkelas empu.

Bahkan, kegiatan menari tersebut juga melibatkan tiga kelompok tari penyandang disabilitas. Mereka ikut tampil menyemarakkan agenda tahunan yang digelar di sejumlah titik di kawasan kampus ISI Surakarta, yakni Pendopo, Teater Besar, Teater kecil, arena parkiran, dan Teater Kapal. Peserta tiga kelompok tari penyandang disabilitas tersebut, akan memunculkan fenomena baru, karena dunia tari selama ini identik dengan keindahan olah tubuh.

“Pergelaran tahun ini, World Dance Day mengambil tema Merayakan Migrasi Tubuh,” katanya.

Dia menjelaskan tubuh merupakan sesuatu yang estetis. Melalui gerakan tubuh, penari dapat menyampaikan pesannya, sedangkan migrasi artinya penari terus bergerak dari satu tempat ke tempat lain, dari waktu ke waktu, dan dari negara ke negara untuk menyampaikan pesan tentang nilai moral.

 

[Nabila Ikrima]

Tags: solojamindonesiatariduniaingathari24institutseniisidisabilitas

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Warga Laweyan Solo Dapat Hadiah Umrah Iftar Ramadan dari Lorin Group Solo
  • Tirta Ampera Boyolali Perkuat Layanan, Pengaduan Pelanggan Kini Terintegrasi Digital
  • Dana Transfer Pusat Turun Rp1,5 Triliun, Sumanto: Pemprov Jateng Harus Kreatif Gali Potensi PAD
  • Fokus Kolaborasi Pemerintah Pusat–Daerah, Penanganan Rob Pekalongan Masuk Tahap Evaluasi Ulang
  • DPRD Jateng Bahas Raperda Penyelenggaraan Standardisasi Jalan dan Garis Sempadan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.