• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Geger Ekstremis Tewas, Apa Saja Kekejaman yang Dilakukannya?

Redaksi by Redaksi
29 April 2017
in News
0
Geger Ekstremis Tewas, Apa Saja Kekejaman yang Dilakukannya?

SoloposFM- Dunia kembali dihebohkan dengan dibunuhnya kelompok ekstremis Abu Sayyaf, Alhabsy Misaya oleh Marinir Filipina. Alhabsy Misaya merupakan otak dari penculikan beberapa warga negara asing. Lalu kejahatan apa saja yang telah dilakukan kelompok ekstremis tersebut? Berikut ulasannya dirangkum dari berbagai sumber.

Kekejaman Abu Sayyaf yang kini telah berafiliasi dengan kelompok Islam radikal di Suriah atau ISIS itu pun menuai kemarahan dan ketakutan. Salah satunya di Indonesia. Sebab saat ini ada 14 warga negara Indonesia dilaporkan menjadi korban sandera kelompok Abu Sayyaf sejak maret 2016.

Kelompok Abu Sayyaf juga diklaim sebagai orang yang bertanggung jawab untuk sejumlah tindakan terorisme besar dalam sejarah Filipina. Mereka mendapatkan sejumlah uang untuk membiayai kegiatan mereka, melalui penculikan dan pemerasan. Pada tahun 2015, Abu Sayyaf yang dikomandani Alhabsy membuat geram seluruh warga Filipina karena adanya seorang tawanan asal Malaysia dipenggal karena keluarganya tak mampu membayar uang tebusan. Adapun beberapa kasus penculikan yang dilakukan Abu Sayyaf adalah sebagai berikut :

Desember 2011

Warga negara Australia Warren Richard Rodwell diculik dari kediamannya di Ipil, Mindanau. Rodwell baru dibebaskan pada tahun 2013.

Februari 2012

Warga negara Swiss dan Belanda diculik di dekat Pulau Tawi-Tawi.

Juli 2014

Kelompok ini membunuh sedikitnya 21 orang muslim yang sedang merayakan akhir Ramadhan di Pulau Jolo.

April 2014

Dua orang warga negara Jerman diculik dari kapal pesiar mereka di sebelah barat Provinsi Palawan. Mereka mengancam akan dibunuh jika tebusan tidak dibayar. Mereka diculik selama 6 bulan.

Mei 2015

Penjaga pantai dan krunya diculik, dan sang kapten kapal ditemukan telah dipenggal

November 2015

Abu Sayyaf memenggal Bernard Then, seorang pengusaha Malaysia yang diculik dari sebuah restoran makanan laut di Malaysia.

April 2016

John Ridsdel (68), warga negara Kanada, ditemukan tinggal kepala di pinggir jalan desa pada Senin 25 April 2016. Pembunuhan ini buntut dari tidak dibayarkannya tebusan terhadap Ridsdel yang diminta Abu Sayyaf sebesar 300 juta peso.

 

[Nabila Ikrima]

 

Tags: abusayyaffiliphinaalhabsymisayamarinir

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Dorong UMKM Naik Kelas, Pemkot Pekalongan Fasilitasi Sertifikasi Halal
  • Samsat Sukoharjo Perkuat Sinergi Layanan dan Genjot Kepatuhan, Targetkan 80% Warga Taat PajakĀ 
  • Wakil Wali Kota Pekalongan Ajak ASN Terapkan Gaya Hidup Hemat Energi
  • LCCM 2026 Solo Hadir dengan Sistem Baru, Tekankan Uji Mental dan Kecepatan Siswa
  • 49 CPNS Resmi Jadi PNS, Wali Kota Pekalongan: Kinerja Harus Bagus!

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.