• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Jokowi Pakai Baju Adat Betawi Untuk Sambut Raja Swedia

Redaksi by Redaksi
22 May 2017
in News
0
Jokowi Pakai Baju Adat Betawi Untuk Sambut Raja Swedia

SoloposFM–Dalam rangka menyambut kedatangan pemimpin Swedia Raja Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi mengenakan pakaian khas Betawi.

Jokowi tampak mengenakan beskap, celana, dan peci hitam. Tak lupa kain batik Betawi berwarna merah menghiasi pinggang Jokowi. Sedangkan, Ibu Negara Iriana Jokowi juga mengenakan kebaya berwarna merah lengkap dengan selendang panjang merah di pundak kanannya.

Seperti yang dilasir oleh Liputan6.com, Senin (22/5/2012), Jokowi dan Iriana menyambut Raja Gustaf dan Ratu Silvia sejak keduanya turun dari mobil. Kedua pemimpin negara itu kemudian mengikuti upacara kenegaraaan. Setelah itu, Jokowi mengajak Raja Gustaf masuk ke Istana untuk mengisi buku tamu. Jokowi dan Raja Gustaf pun berkeliling Istana sebelum melakukan serangkaian pertemuan bilateral.

Kedatangan Raja Carl ke Indonesia tidak hanya berhenti sampai di Istana Bogor. Dia akan melanjutkan perjalanan menuju Pusat Penelitian Hutan Internasional CIFOR di Kota Bogor pada pukul 14.45 WIB.

CIFOR, Swedia, dan Indonesia berbagi visi untuk menciptakan dunia yang lebih berkelanjutan dengan peran kunci untuk penelitian dan inovasi kehutanan.

Misalnya, Swedia memiliki aturan undang-undang selama lebih dari 100 tahun, diharuskan menanam kembali pohon yang sudah ditebang.

Hubungan antara CIFOR dan Swedia berawal dari pendirian institusi tersebut pada 1993 oleh Swedia, Swiss, Australia, Amerika Serikat, serta Indonesia.

Direktur Jenderal CIFOR Peter Holmgren merupakan warga negara Swedia. Selain itu, CIFOR juga menjadi tuan rumah Divisi Asia Agroforestri Asia Tenggara (ICRAF) yang dipimpin seorang direktur dari Swedia, yakni Profesor Ingrid Oborn.

Kunjungan Raja dan Ratu Swedia ke Indonesia sudah dijadwalkan sejak lama. Raja dan Ratu Swedia akan meninggalkan Indonesia pada 25 Mei 2017.

 

[Dhi Ajeng Ayu Putri]

Tags: betawijokowipresidenSwedia

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Warga Laweyan Solo Dapat Hadiah Umrah Iftar Ramadan dari Lorin Group Solo
  • Tirta Ampera Boyolali Perkuat Layanan, Pengaduan Pelanggan Kini Terintegrasi Digital
  • Dana Transfer Pusat Turun Rp1,5 Triliun, Sumanto: Pemprov Jateng Harus Kreatif Gali Potensi PAD
  • Fokus Kolaborasi Pemerintah Pusat–Daerah, Penanganan Rob Pekalongan Masuk Tahap Evaluasi Ulang
  • DPRD Jateng Bahas Raperda Penyelenggaraan Standardisasi Jalan dan Garis Sempadan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.