Radio Solopos, SOLO – Grup perhotelan terkemuka dunia, Accor, memperluas jaringannya di Kota Bengawan dengan menandatangani kehadiran Mercure Solo.
Hotel di Jl. Slamet Riyadi yang dulu bernama Swiss-Belinn Saripetojo Solo itu menawarkan akses yang mudah ke berbagai tempat favorit, mulai kawasan perbelanjaan, wisata, olahraga hingga pusat bisnis.
Hotel ini memiliki konektivitas yang baik dengan Stasiun Kereta Purwosari dan berjarak sekitar 30 menit berkendara dari Bandara Internasional Adi Soemarmo.
Ini memberikan kemudahan perjalanan bagi para tamu bisnis maupun rekreasi.
Dikutip radio.solopos.com dari rilisnya, Kamis (8/1/2025), setiap elemen hotel mulai dari detail dekorasi hingga pengalaman kuliner, akan dikurasi untuk mencerminkan keunikan karakter Kota Solo.
Terinspirasi dari pesona lokal, properti ini menghadirkan 136 kamar tamu bergaya kontemporer, restoran dan bar, kolam renang, spa, pusat kebugaran, tujuh ruang pertemuan, sebuah ballroom, serta pusat bisnis, menghadirkan pengalaman menginap yang lengkap dengan sentuhan autentik khas destinasi.
“Solo merupakan destinasi yang dikenal akan kekayaan budaya dan karakternya yang khas, dengan minat yang terus bertumbuh dari para wisatawan yang mencari pengalaman lebih mendalam dengan budaya lokal. Mercure Solo hadir memenuhi kebutuhan tersebut sekaligus memperkuat posisi Mercure sebagai brand yang membangkitkan rasa ingin tahu dan mengajak para tamu untuk mengenal setiap destinasi melalui perspektif lokal. Seiring dengan terus berkembangnya portofolio Mercure di Indonesia, kehadiran Mercure Solo mencerminkan komitmen kami untuk menghadirkan koneksi yang bermakna dengan destinasi, menawarkan pengalaman menginap yang menangkap budaya, energi, dan semangat Kota Solo,” ungkap Chief Operating Officer Premium Midscale & Economy Division for Accor in Asia, Garth Simmons.
Direncanakan dibuka pada akhir 2025, hotel ini akan menjadi gerbang bagi para wisatawan untuk menjelajahi Kota Solo, sekaligus mengundang mereka menikmati kekayaan budaya serta pesona lokal di salah satu kota paling bersejarah di Jawa Tengah.
Accor merupakan operator hotel internasional terbesar di Indonesia, dengan portofolio saat ini mencakup 135 hotel dengan lebih dari 28.000 kamar.
Grup ini juga memiliki pipeline pengembangan yang kuat, dengan 43 hotel tambahan, mencakup lebih dari 9.000 kamar, yang akan dibuka dalam beberapa tahun mendatang.
Accor menangani pengelolaan hotel di lebih dari 110 negara, dengan lebih dari 5.700 hotel dan resor, 10.000 bar dan restoran, fasilitas kebugaran, serta ruang kerja fleksibel.
Grup ini mencakup lebih dari 45 merek hotel, mulai dari segmen luxury hingga ekonomi serta lifestyle. (*)
