Radio Solopos, BANYUMAS — Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan “Aksi Ramadan Sehat” bagi para lansia di Masjid Agung Baitussalam Purwokerto, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 jamaah lansia yang tergabung dalam komunitas Forsilaba.
Program ini bertujuan membantu para lansia memantau kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah puasa sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular (PTM).
Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti skrining kesehatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol.
LKC Dompet Dhuafa Jawa Tengah juga menyediakan layanan pemeriksaan gula darah gratis sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit pada kelompok lansia.

Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan pemeriksaan.
Melalui skrining tersebut, para lansia dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sehingga dapat menyesuaikan pola makan, aktivitas fisik, serta kebiasaan hidup sehat selama menjalankan ibadah puasa.
Setelah pemeriksaan kesehatan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tahsin bagi jamaah Forsilaba.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an sekaligus memperkuat pembinaan spiritual selama bulan Ramadan.

Salah satu peserta Forsilaba menyampaikan apresiasinya terhadap pelayanan yang diberikan oleh tim kesehatan.
Ia menilai pelayanan yang diberikan ramah dan membantu para lansia mengetahui kondisi kesehatannya selama berpuasa.
Kepala LKC Dompet Dhuafa Jawa Tengah, Titi Ngudiati, mengatakan kegiatan Aksi Ramadan Sehat merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan lansia agar tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman dan nyaman.
“Melalui skrining kesehatan dan deteksi dini penyakit tidak menular, kami berharap para lansia dapat lebih menjaga pola hidup sehat serta tetap aktif mengikuti kegiatan keagamaan dan sosial selama Ramadan,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, LKC Dompet Dhuafa Jawa Tengah berharap para lansia dapat menjalani Ramadan dengan kondisi kesehatan yang terjaga serta tetap aktif dalam kegiatan ibadah dan aktivitas sosial di lingkungan masjid. (NA)
