• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Buku Panduan Penanggulangan Bencana Diluncurkan Ulang IDAI

Meski memuat sejumlah materi kesehatan, isi panduan ini juga mencakup pembahasan yang bersifat umum sehingga dapat dipahami dan dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas.

Avrilia Wahyuana by Avrilia Wahyuana
23 December 2025
in News
0
Buku Panduan Penanggulangan Bencana Diluncurkan Ulang IDAI

Buku Panduan Penanggulangan Bencana Diluncurkan Ulang IDAI

Radio Solopos  – Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) kembali meluncurkan Buku Panduan Penanggulangan Bencana yang sebelumnya diterbitkan pada tahun 2023. Buku ini dihadirkan untuk memperkuat acuan penanganan kesehatan anak di tengah kondisi kebencanaan yang semakin kompleks di Indonesia.

Ketua Satgas Penanggulangan Bencana Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Kurniawan Taufiq Kadafi, menjelaskan bahwa buku tersebut dirancang sebagai pedoman bagi para relawan, baik dari kalangan tenaga medis maupun nonmedis.

Meski memuat sejumlah materi kesehatan, isi panduan ini juga mencakup pembahasan yang bersifat umum sehingga dapat dipahami dan dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

“Di dalamnya terdapat pembahasan mengenai kebutuhan psikososial anak, potensi penyakit yang muncul pada berbagai jenis bencana, serta langkah-langkah antisipasi yang dapat dilakukan,” katanya dalam Re-launching Buku Panduan Penanggulangan Bencana di gedung IDAI, Jakarta Pusat, Senin, (22/12/2025).

Kurniawan mengatakan dalam situasi bencana, anak-anak sering kali tidak dianggap sebagai entitas yang berbeda dan hanya dipandang sebagai bagian dari pengungsi saja. Padahal, anak memiliki kerentanan khusus, baik secara fisik maupun psikologis.

Paparan lingkungan yang tidak aman, banjir udara yang tercemar, hingga tekanan psikososial dapat berdampak serius pada kesehatan anak. Semua aspek tersebut dibahas secara sistematis dalam buku ini. Selain aspek fisik, buku ini juga menekankan pentingnya kesehatan mental dan psikososial anak.

Anak-anak yang berada di pengungsian berisiko terpapar konflik konflik orang dewasa, stres berkepanjangan, serta pengalaman traumatis. Oleh karena itu, setiap pihak yang berada di dalam pengungsian seyogyanya mengetahui prinsip-prinsip tersebut. Kemudian, mereka juga bisa melakukan hal-hal sederhana sehingga meminimalkan risiko tersebut terhadap anak-anak.

“Pendekatan sederhana seperti bermain, bernyanyi, dan interaksi positif menjadi bagian penting dari pemulihan anak, dan dijelaskan secara ilmiah dalam buku ini,” imbuhnya.

Berbagai pertanyaan umum masyarakat, seperti dampak banjir pada anak, kelanjutan pemberian ASI, penggunaan susu formula, pencegahan penyakit infeksi, hingga kesiapan tas siaga bencana juga tertuang dalam buku ini. Sebab, katanya, sedari awal buku ini memang disusun secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai tugas, termasuk Satgas ASI dan Satgas Imunisasi.

Sementara itu, Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Piprim Basarah Yanuarso menjelaskan setelah dirilis resmi pada tahun 2023, peluncuran ulang ini dinilai penting karena buku ini semakin relevan, terutama setelah terjadi bencana besar pada akhir tahun 2025.

“Kami melihat bahwa tenaga medis dan relawan sering kali masih kebingungan mengenai apa saja yang harus dipersiapkan saat turun ke daerah bencana. Jangan sampai kita datang ke lokasi bencana tanpa persiapan yang matang,” ungkapnya.

Piprim menyebut secara substansi isi bukunya masih relatif sama dengan versi 2023. Dia berharap perilisan ulang ini membuat buku tersebut diperkenalkan secara luas.

Buku ini disusun berdasarkan literatur ilmiah dan praktik berbasis bukti. Banyak diambil dari pengalaman rekan-rekan kami yang turun langsung ke lokasi bencana, seperti gempa di Palu, Lombok, letusan gunung berapi, dan bencana lainnya. kesimpulan.

Sumber:   Bisnis.com

Tags: idaiBuku Panduan Penanggulangan Bencana Diluncurkan UlangBuku Panduan Penanggulangan Bencana

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Warga Laweyan Solo Dapat Hadiah Umrah Iftar Ramadan dari Lorin Group Solo
  • Tirta Ampera Boyolali Perkuat Layanan, Pengaduan Pelanggan Kini Terintegrasi Digital
  • Dana Transfer Pusat Turun Rp1,5 Triliun, Sumanto: Pemprov Jateng Harus Kreatif Gali Potensi PAD
  • Fokus Kolaborasi Pemerintah Pusat–Daerah, Penanganan Rob Pekalongan Masuk Tahap Evaluasi Ulang
  • DPRD Jateng Bahas Raperda Penyelenggaraan Standardisasi Jalan dan Garis Sempadan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.