• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Cluttercore, Dekorasi Berkonsep “Kekacauan Terencana”

Intan Nurlaili by Intan Nurlaili
2 October 2023
in News
0
Cluttercore, Dekorasi Berkonsep “Kekacauan Terencana”

Illustrasi desain cluttercore. (istimewa)

Radio Solopos – Rumah yang tertata apik tentu idaman setiap orang. Saat ini, banyak konsep dalam menata dan mendekor rumah, salah satu yang paling diminati adalah dekorasi minimalis. Konsep ini menjadi idola karena bisa masuk ke segala tipe rumah dan memiliki konsep yang menenangkan.

Namun mengikuti tren perkembangan dalam dekorasi rumah, muncul tren baru yang mengalihkan perhatian dari konsep minimalis, yaitu dekorasi cluttercore.

Cluttercore menggunakan banyak objek bermakna yang dijadikan satu. Konsep ini tentu kebalikan dari dekorasi minimalis. Lalu bagaimana penerapannya dan apa konsep dekorasi ini? Dilansir dari berbagai sumber, berikut informasi lengapnya!

Seperti apa konsep cluttercore?

Cara dekorasi cluttercore menggunakan banyak barang di dalamnya. Gaya dekorasi ini mendorong untuk memenuhi rumah dengan banyak benda yang tidak serasi tetapi bermakna.

Dengan desain ini seseorang akan mengumpulkan benda penuh kenangan dan pernak penik berharga yang kemudian memajangnya sekaligus. Hasil dari semua benda ini akan membuat ruangan terkesan membahagiakan. Bentuknya yang seperti tidak terkonsep membuat desain cluttercore seperti “kekacauan terencana.”

Asal mula tren cluttercore

Dekorasi cluttercore ini populer karena media sosial. Tren ini muncul karena banyaknya tagar #cluttercore sebagai lawan dari konsep minimalis.

Meski memiliki kesan yang kacau pada peletakannya, cluttercore terorganisir dari segi desain dan furniturnya. Penataan dengan dekorasi ini justru akan menunjukkan sisi kreatif dari pemilik ruangan.

Cara membuat dekorasi cluttercore

Untuk membuat dekorasi ala cluttercore, Sobat Solopos bisa mulai memilah barang-barang yang biasanya disimpan di dalam lemari seperti koleksi berharga keluarga. Penuhi dinding dengan riasan yang bervariasi tidak hanya dengan lukisan atau foto saja.

Sobat juga bisa menggantung keranjang, piring, sampai perlengkapan dapur di ruangan, tapi tetap dengan terorganisir. Jika ingin nuansa lebih earthy, letakkan banyak tanaman pada ruangan di berbagai sudut.

Kita juga bisa menambahkan dekorasi berikut:

  1. Lampu Dekoratif

Lampu dekoratif biasanya memiliki pencahayaan hangat untuk menyinari ruang pribadi. Lambu kawat dengan bulb juga menambah kesan klasik dan homey.

  1. Hiasan dinding

Banyak hiasan yang penuh kenangan dan hanya tersimpan di lemari akan sangat disayangkan. Buat satu sisi dinding di rumah penuh dengan foto hingga kenangan sentimental atau dekorasi dengan tulisan jahit tangan, polaroid, tiket konser bermakna, dan lain-lain.

  1. Rak tanaman

Rak tanaman biasanya diletakkan di luar ruangan. Dengan konsep cluttercore kita bisa menaruhnya di dalam ruangan untuk memperindah ruangan. Pilih tempat yang menghadap jendela agar tumbuhan tetap bisa mendapat sinar matahari.

Tertarik dengan konsep cluttercore Sob? Silakan dicoba dan temukan nuansa rumah yang “berbeda.”

Baca juga: Cek Yuk Sob! Tips Mendekorasi Rumah dengan Wallpaper

Tags: tips dekorasidekorasicluttercoredesain ruangantren 2023

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Korban Meninggal dalam Tragedi Kecelakaan KA di Bekasi Bertambah Jadi Tujuh Orang
  • Rekonsiliasi Data JKN Digenjot, Keaktifan Peserta di Soloraya Masih Jadi Sorotan
  • Mas Wali Apresiasi Festival Durian NEO Solo Grand Mall, Ingatkan Warga Soal Pengelolaan Sampah
  • Peringati Hari Bumi, Hotel Adhiwangsa & BBWS Kolaborasi Tanam Pohon di Urban Forest Bengawan Solo
  • Pelantikan BWI Pekalongan Soroti Rendahnya Legalitas Aset Wakaf

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.