• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Gubernur BI : Ekonomi Asia Tangguh

Redaksi by Redaksi
28 April 2017
in News
0
Gubernur BI : Ekonomi Asia Tangguh

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo optimistis perekonomian negara-negara Asia akan mampu bertahan di tengah ketidakpastian global. Ia menyebut, isu proteksionisme yang banyak dilakukan negara barat bisa memberikan sentimen negatif pada perekonomian global, tetapi hal ini tidak akan mempengaruhi kemampuan perekonomian negara Asia.
“Asia merupakan area yang memiliki tanggung jawab besar dan siap menjadi pemain global yang tangguh dalam perekonomian, di tengah berbagai ketidakpastian global,” kata dia dalam seminar internasional Global Economic Outlook in Asean Perspective di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (28/4/2017) dilansir dari liputan6.com.
Perekonomian Asia mampu berkembang baik karena pernah memiliki pengalaman buruk saat krisis ekonomi global. Banyak negara Asia yang belajar pengalaman ketidakpastian tersebut saat berada di titik terendah. Agus menjelaskan bahwa dua dekade lalu Asia dihantam krisis finansial yang cukup parah. Negara-negara seperti Indonesia, Thailand dan Korea mengalami efek terburuk. Hal ini bahkan berimbas pada demonstrasi besar-besaran di beberapa negara. Sektor keuangan banyak negara Asia tidak stabil. Krisis ini juga membengkakan utang pemerintah dan menghilangkan kepercayaan internasional terhadap kawasan asia.
Meski begitu, setelah krisis berlangsung Asia mampu beranjak ke arah lebih baik. Dalam 15 tahun terakhir, Asia juga mampu mencetak pertumbuhan lebih besar daripada perekonomian global. Kunci perbaikan perekonomian ini adalah keyakinan. Keyakinan bahwa stabilitas ekonomi membaik dan di negara-negara kawasan Asia jauh lebih baik.

[Nabila Ikrima]

Tags: sehatEkonomiasiatangguhsaingglobal

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Dana Transfer Pusat Turun Rp1,5 Triliun, Sumanto: Pemprov Jateng Harus Kreatif Gali Potensi PAD
  • Fokus Kolaborasi Pemerintah Pusat–Daerah, Penanganan Rob Pekalongan Masuk Tahap Evaluasi Ulang
  • DPRD Jateng Bahas Raperda Penyelenggaraan Standardisasi Jalan dan Garis Sempadan
  • Ketersediaan Aspal dan Cuaca Jadi Tantangan, Wali Kota Pekalongan: Perbaikan Jalan Terus!
  • Lomba Mancing “Wali Kota Cup II” Dongkrak Potensi Wisata Pantai Pekalongan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.