• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home Program

Ini alasan Pendengar Solopos FM Pilih Ngabuburit di Rumah Saat Pandemi

Redaksi by Redaksi
23 April 2021
in Program
0
Ini alasan Pendengar Solopos FM Pilih Ngabuburit di Rumah Saat Pandemi

SoloposFM – Suasana Ramadan tahun ini masih dalam balutan kekhawatiran akibat pandemi yang tak kunjung selesai. Aktivitas ngabuburit juga mulai berkurang untuk menghindari penularan virus corona.

Ngabuburit alias ‘melakukan kegiatan di sore hari’ adalah hal yang banyak dilakukan umat Muslim saat Ramadan. Namun, perlu kehati-hatian untuk berkegiatan di tengah pandemi Covid-19.

Kegiatan ngabuburit bisa bermacam-macam, mulai dari berburu hidangan untuk berbuka puasa hingga mengunjungi tempat wisata yang letaknya tidak jauh dari tempat tinggal. Tapi pandemi Covid-19 membuat banyak orang berpikir ulang sebelum keluar rumah. Aktivitas luar ruangan, tidak semenyenangkan tahun-tahun sebelumnya.

 

Memilih Ngabuburit di Rumah

Pandemi Covid-19 membuat sebagian besar masyarakat memilih ngabuburit di rumah. Hal itu setidaknya terlihat dari polling dalam sesi Dinamika 103, Jumat (23/4/2021). Sebanyak 71 persen pendengar Solopos FM mengaku memilih ngabuburit di rumah. Selain lebih aman dari risiko penularan Covid-19, alasan lain ngabuburit di rumah adalah lebih hemat.

Hal itu seperti disampaikan Diana, “Kalau saya memilih di rumah saja karena selain menjauhi kerumunan, juga agar lebih hemat. Pandemi membuat pikir-pikir berkali-kali kalau mau jajan.”

Hal senada disampaikan Priyanto, “Buat saya puasa tahun ini maupun tahun lalu banyak ngabuburit dan buka puasa di rumah saja. Lebih aman, sehat, efektif, efisien dan pastinya lebih hemat dengan menu-menu masakan istri. Selama Ramadan ini, saya baru sekali bukber bersama teman-teman kantor, dan sekali bersama istri. Itupun memilih tempat makan makan yang terbuka, dan pilih jam 19 untuk menghindari keramaian atau kerumunan.”

Sementara, menurut Adi, “Saya lebih sering ngabuburit di rumah. Sesekali di luar tapi makanan dibawa pulang.”

 

[Diunggah oleh Mita Kusuma]

Tags: Ngabuburitpandemi covid-19puasa ramadan

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Dorong UMKM Naik Kelas, Pemkot Pekalongan Fasilitasi Sertifikasi Halal
  • Samsat Sukoharjo Perkuat Sinergi Layanan dan Genjot Kepatuhan, Targetkan 80% Warga Taat Pajak 
  • Wakil Wali Kota Pekalongan Ajak ASN Terapkan Gaya Hidup Hemat Energi
  • LCCM 2026 Solo Hadir dengan Sistem Baru, Tekankan Uji Mental dan Kecepatan Siswa
  • 49 CPNS Resmi Jadi PNS, Wali Kota Pekalongan: Kinerja Harus Bagus!

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.