• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Ini Dia, Tips Makan Mi Instan Sehat

Redaksi by Redaksi
7 April 2017
in News
0
Ini Dia, Tips Makan Mi Instan Sehat

SoloposFM- Mi instan kerap kali jadi alternatif ketika kita sedang tak sempat memasak dan malas keluar membeli makanan. Cara membuatnya yang memang praktis dan rasanya yang enak membuat Mi Instan menjadi salahsatu makanan favorit di Indonesia. Tetapi, sebenarnya kandungan di mi instan ini belum mencukupi kebutuhan gizi kita karena kandungan mi instan kebanyakan adalah karbohidrat dan lemak.

Profesor Teknologi Pangan dari Institut Pertanian Bogor, Purwiyatno Hariyadi, ketika ditemui oleh Liputan6.com mengatakan bahwa tingkah laku masyarakat Indonesia soal makan umumnya kekurangan sayur dan buah. Padahal itu sumber serat, vitamin, dan mineral.

“Sebab akibatnya kalau kita kekurangan sayur dan buah adalah kita kelebihan karbohidrat. Padahal karbohidrat itu kalori, pemicu diabetes juga kalau terlalu banyak, maka sebaiknya dikurangi dan ditambah sayur,” ucap Purwiyatno beberapa waktu lalu.

Begitu pula dengan mi instan yang merupakan sumber karbohidrat. Cara mengonsumsinya pun dapat ditambahkan sayur supaya lebih sehat. Tidak ada takaran yang pasti untuk tambah sayur, tetapi bisa diporsikan sepertiga karbohidrat, sepertiga lauk protein, sepertiga sayur.

Purwiyatno menuturkan, serat bagus untuk kesehatan pencernaan. Di saluran pencernaan terdapat mikroflora, atau yang dikenal dengan bakteri jahat bakteri baik. Terutama pertumbuhan bakteri baik, sangat dipengaruhi oleh konsumsi serat.

 

[Nabila Ikrima]

Tags: tipssayurmakansehatinstanbuahmiinidia

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Warga Laweyan Solo Dapat Hadiah Umrah Iftar Ramadan dari Lorin Group Solo
  • Tirta Ampera Boyolali Perkuat Layanan, Pengaduan Pelanggan Kini Terintegrasi Digital
  • Dana Transfer Pusat Turun Rp1,5 Triliun, Sumanto: Pemprov Jateng Harus Kreatif Gali Potensi PAD
  • Fokus Kolaborasi Pemerintah Pusat–Daerah, Penanganan Rob Pekalongan Masuk Tahap Evaluasi Ulang
  • DPRD Jateng Bahas Raperda Penyelenggaraan Standardisasi Jalan dan Garis Sempadan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.