• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Jadi, Inilah Penyebab Mengapa Pertamini Menjamur

Redaksi by Redaksi
7 April 2017
in News
0
Jadi, Inilah Penyebab Mengapa Pertamini Menjamur

050314-EM-BISNIS-5PERTAMINI Bisnis/Endang Muchtar BBM ECERAN PERTAMINI Wanita melayani konsumen mengisi Bahan bakar minyak (BBM) jenis premium di tingkat pengecer dan pedagang Pertamini di Jakarta, Rabu (05/03). Dampak dari kenaikan harga BBM bersubsidi, beberapa waktu lalu membuat pedagang bensin eceran mendirikan stasium pengisian bahan bakar umum mini khusus menjual jenis premium yang jual seharga Rp8.000 per liter.

SoloposFM- PT Pertamina Persero mengatakan bahwa salah satu faktor yang membuat Pertamini, penjual bensin eceran dengan kemasan, semakin menjamur adalah karena SPBU resmi Pertamina banyak memiliki kekurangan. Gigih Wahyu Hari Irianto, Senior Vice President Fuel Marketing and Distribution Pertamina mencontohkan di beberapa daerah, SPBU Pertamina sudah banyak yang tutup di jam sibuk. Kondisi ini membuat pengendara, terutama pengendara motor, memilih tempat lain.

“Kan banyak SPBU yang jam 7 malam sudah tutup. Itu niche market yang jadi peluang, di mana tidak ada SPBU di sana orang beralih. Apalagi Pertamini modalnya kecil,” ujar Gigih di Kantor Pusat Pertamina di Jakarta Pusat, Selasa (4/4/2017), dilansir dari Liputan6.com.

Tidak bisa dipungkiri, pasokan bensin Pertamini juga berasal dari SPBU. Dengan begitu, bisa dibilang kalau di SPBU sendiri terjadi kebocoran. Pelayanan yang harusnya untuk konsumen. Dengan kata lain, mereka ilegal. Pertamini tidak ada hubungannya sama sekali dengan Pertamina. Menurutnya ini patut digarisbawahi karena banyak orang menganggap keduanya punya relasi, apalagi warna Pertamini, merah dan putih, mirip dengan warna khas Pertamina.

 

[Nabila Ikrima]

Tags: jamurpertaminailegalinisebabjadipertamini

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Warga Laweyan Solo Dapat Hadiah Umrah Iftar Ramadan dari Lorin Group Solo
  • Tirta Ampera Boyolali Perkuat Layanan, Pengaduan Pelanggan Kini Terintegrasi Digital
  • Dana Transfer Pusat Turun Rp1,5 Triliun, Sumanto: Pemprov Jateng Harus Kreatif Gali Potensi PAD
  • Fokus Kolaborasi Pemerintah Pusat–Daerah, Penanganan Rob Pekalongan Masuk Tahap Evaluasi Ulang
  • DPRD Jateng Bahas Raperda Penyelenggaraan Standardisasi Jalan dan Garis Sempadan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.