• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home Program

Jalan Rusak, Jangan Dibiarkan

W W by W W
7 April 2016
in Program
0
KABAR DARI ANDA: Kerusakan jalan terus terjadi di Solo Raya

SoloposFM – Persoalan jalan rusak sepertinya tidak pernah ada habisnya. Hampir setiap waktu ada saja orang yang protes atau mengeluh tentang jalan rusak. Entah berlubang, aspal terkelupas atau kondisi jalan itu benar-benar seperti ampyang alias hancur total. Banyak pihak yang dituding sebagai biang penyebab kerusakan jalan.

Kendaraan berat atau truk bertonase tinggi, sering menjadi kambing hitam walaupun sebagian di antaranya memang menjadi penyebab jalan rusak. Karena jalan yang dilintasi tidak sesuai dengan tonasenya.
Kemudian karena faktor alam. Hujan yang terus mengguyur kadang bisa menyebabkan aspal jalan lebih cepat terkelupas. Dari sedikit yang terkelupas lama-lama menjadi besar seperti sebuah kubangan.

Selain itu, faktor lain yang juga dituding sebagai penyebab jalan rusak adalah para petugas pengerjaan infrastruktur jalan. Entah pekerjanya secara langsung maupun instansi yang berwenang mengurusi perbaikan jalan. Karena proses pengerjaan jalan asal-asalan atau tidak sesuai besteknya, jalan yang semestinya mulus dan awet bagusnya menjadi cepat rusak. Wargapun punya banyak cara untuk menyampaikan keluhan atau protes soal jalan rusak. Mulai dari memberi tanda bahaya, memasang tong, menanam pohon pisang hingga menyemprotkan cat pada lubang-lubang jalan.

Melihat fenomena itu semestinya pemerintah malu. Apalagi, Gubernur Ganjar Pranowo berkomitmen untuk mewujudkan wilayah Jawa Tengah bebas dari jalan berlubang. Yang diinginkan masyarakat sebenarnya sangat sederhana. Pemerintah diharapkan dapat membangun infrastruktur dan fasilitas publik secara ideal dan terawat dengan baik. Terutama/ soal pembangunan jalan. baik jalan milik pemerintah pusat, provinsi maupun pemerintah daerah.

http://radio.solopos.com/assets/dokumen//2016/04/EDITORIAL-SPFM-07-APRIL-2016.mp3
Tags: jalan rusakeditorial

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Dana Transfer Pusat Turun Rp1,5 Triliun, Sumanto: Pemprov Jateng Harus Kreatif Gali Potensi PAD
  • Fokus Kolaborasi Pemerintah Pusat–Daerah, Penanganan Rob Pekalongan Masuk Tahap Evaluasi Ulang
  • DPRD Jateng Bahas Raperda Penyelenggaraan Standardisasi Jalan dan Garis Sempadan
  • Ketersediaan Aspal dan Cuaca Jadi Tantangan, Wali Kota Pekalongan: Perbaikan Jalan Terus!
  • Lomba Mancing “Wali Kota Cup II” Dongkrak Potensi Wisata Pantai Pekalongan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.