• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Kasus Anjing Dikuliti Hidup-Hidup, Polisi Pastikan Kejadian Bukan di Kabupaten Sragen

Abu Nadzib by Abu Nadzib
10 June 2025
in News
0
video viral

Kapolres Sragen AKBP Petrus Parningotan Silalahi memberikan keterangan terkait penyelidikan atas kasus viralnya anjing dikuliti kepada awak media di Mapolres Sragen, Selasa (10/6/2025). (Istimewa/Polres Sragen)

Radio Solopos — Polres Sragen menyelidiki kasus video aksi menguliti anjing hidup-hidup yang viral di media sosial, beberapa hari terakhir.

Polisi mendalami akun Instagram @catty_home_jember yang mengunggah video itu pada 5 Januari 2025 untuk mengungkap lokasi dan perekam video tersebut.

Kapolres Sragen AKBP Petrus Parningotan Silalahi menyatakan video pengulitan hewan anjing seperti hewan kurban itu tidak terjadi di wilayah Kabupaten Sragen.

Petrus mengungkapkan Polres Sragen melakukan penelusuran digital forensik dan menemukan bahwa video itu pernah diunggah pada 5 Januari 2025 oleh akun Instagram @catty_home_jember.

“Kami masih mendalami orang yang mengunggah ulang video itu sehingga viral dan membuat resah warga. Kemudian diketahui berinisial AH warga Gondang, Sragen, yang mengaku mendapat video itu dari situs saver yang di dalamnya banyak video yang tidak diketahui pengirim dan lokasinya. AH ini memilih video anjing yang dikuliti hidup-hidup itu lalu diunggah ke status WhatsApp miliknya,” jelas Petrus saat diwawancarai awak media di Mapolres Sragen, Selasa (10/6/2025), seperti dikutip Radio Solopos dari Espos.id.

Petrus melanjutkan AH mendapat pesan WA dari rumah singgah di Bogor. Dari percakapan WA itu, jelas dia, video itu kemudian menjadi viral dan menyebut seolah-olah kejadian pengulitan anjing itu terjadi di Sragen.

Dari pengakuan AH, kata Kapolres, video itu diambil secara acak dan tidak tahu siapa pengirim, tidak tahu lokasi peristiwa itu terjadi, termasuk tidak tahu perekamnya.

“Kami terus mendalami dan menyelidiki di daerah mana video itu direkam dan peristiwa pengulitan anjing itu dilakukan. Kami akan cari tahu sebenarnya di kabupaten/kota mana peristiwa itu terjadi, termasuk siapa yang merekam peristiwa itu dan siapa yang mengunggah pertama kali video itu,” ujarnya.

Kapolres mengimbau masyarakat yang mengetahui lokasi kejadian pengulitan hewan anjing itu segera melapor ke Polres Sragen.

Dia sudah menggerakkan mitra polisi di kecamatan dan desa untuk menelusuri video itu dan dipastikan peristiwa itu tidak terjadi di Sragen.

“Kami juga berkomunikasi dengan rumah singgah tetapi belum ada respons. Kami terus coba komunikasi dengan rumah singgah agar bisa saling memberi informasi sehingga ada kejelasan terkait dengan peristiwa itu,” kata Kapolres.

Untuk AH, Kapolres memberi pembinaan dan AH juga sudah meminta maaf secara terbuka dan tertulis dan disebarluaskan.

Dia mengimbau masyarakat agar menggunakan media sosial dengan bijak.

“Bila ada informasi lokasi kejadian segera laporkan supaya kami bisa melakukan percepatan tindakan kepolisian sehingga peristiwa itu terang benderang,” kata dia.

Tags: video viralpolres sragen

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Selasar UMKM: Baru Sebulan Berjalan, Cimol Bojot Sedulur Tembus Top Rating
  • Selasar UMKM: Sweetcheri Andalkan Inovasi Dessert Kekinian, Tiramisu Tetap Primadona
  • Selasar UMKM: Berawal dari Rumah, Begini Cara Rempeyek Mbah Uti Menembus Pasar Nasional
  • Zumba Party Lorin Solo Gaet 250 Peserta, Angkat Gaya Hidup Sehat dan Momentum Kartini
  • Polinus Siap Tambah 9 Prodi Baru, Target Jadi Universitas dan Perkuat Arah Global

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.