Radio Solopos, JAKARTA — Tampil perkasa, klub milik Presiden Prabowo Subianto, Garudayaksa berpotensi besar lolos ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Super League.
Saat ini klub yang mengakuisisi tim asal Cimahi, Jawa Barat, PSKC Cimahi itu memimpin klasemen Grup A Liga 2.
Garudayaksa mengoleksi 27 poin hasil dari 12 main, 8 menang, 3 imbang dan sekali kalah.
Di belakangnya ada Adyaksa (23 poin) dan Sumsel United (20 poin). Sementara di Grup B, Barito Putera memimpin dengan 28 poin disusul PSS Sleman (27 poin).
Garudayaksa Football Club bermarkas di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Dikutip Radio Solopos dari laman resminya, Garudayaksa merupakan sebuah akademi sepakbola yang didirikan oleh Prabowo Subianto yang saat itu masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan dan diresmikan pada pertengahan Desember 2023.
Pada Kongres PSSI 2025, Garudayaksa FC diresmikan sebagai klub baru setelah mengakuisisi klub asal Cimahi yaitu PSKC Cimahi dan mereka mengikuti kompetisi Liga 2 Musim 2025–2026.
Klub Prabowo itu diperkuat mantan pemain Timnas Indonesia, Andik Vermansah, Braif Fatari, serta tiga pemain asing yakni Everton (Brasil), Vicente Concha (Chili) dan Ryu Seung-woo (Korsel).
Di Liga 2, 20 klub memperebutkan tiga tiket promosi lolos ke Liga 1 pada musim berikutnya.
Sistem Liga 2
Format Liga 2 musim ini mengusung sistem anyar yang membuat durasi kompetisi lebih lama. Efeknya, jadwal pertandingan yang dilakoni para peserta Liga 2 dipastikan makin banyak dan padat.
Dari total 20 klub yang berkompetisi, dibagi dua grup alias wilayah, masing-masing dihuni 10 klub.
Dari wilayah barat (Grub B) diisi oleh PSMS Medan, Sriwijaya FC, Persiraja Banda Aceh, Sumut United, PSPS Pekanbaru, Bekasi City, PSKC Cimahi, Persikas Subang, Adhyaksa Banten dan Barito Putera.
Dari wilayah timur (Grup A) diisi PSIS Semarang dan PSS Sleman sebagai dua klub yang terdegradasi dari Liga 1.
Lalu ada Persipura Jayapura, Persiba Balikpapan, Deltras Sidoarjo, Persela Lamongan, Persipal Palu, Persekat Tegal, Persiku Kudus dan Tornado Kendal United.
Masing-masing klub akan bermain setidaknya sebanyak 27 kali di babak pendahuluan.
Rinciannya, dengan format triple round, setiap tim akan bertemu lawannya sebanyak tiga kali selama babak awal.
Dua pertempuran terjadi di dua putaran awal, lalu disusul pertemuan ketiga dalam tajuk putaran ketiga.
Untuk klub yang menempati peringkat 1-5 akan memainkan laga kandang dengan jumlah lebih banyak.
Tepatnya klub dengan peringkat tersebut akan bermain kandang sebanyak 5 kali serta tandang 4 kali.
Sementara, tim dengan peringkat 6-10, akan bermain tandang 5 kali serta kandang 4 kali di babak yang sama.
Lalu, untuk dua tim yang mengunci posisi di peringkat pertama di masing-masing grup berhak promosi Liga 1.
Sementara, untuk peringkat kedua masing-masing grup akan dipertemukan dalam laga pamungkas Liga 2.
Untuk memperebutkan status sebagai juara ketiga musim ini, sekaligus ikut promosi Liga 1 bagi pemenangnya.
Sedangkan untuk tim dengan peringkat terbawah masing-masing grup bakal lepas landas terdegradasi.
Dan untuk peringkat dua terbawah alias sembilan, akan dipertemukan untuk menjalani laga play-off degradasi.
Siapapun tim yang kalah di play-off degradasi maka turun kasta sedangkan yang menang bakal bertahan.
Jika ditotal, laga yang akan dimainkan di kompetisi Liga 2 dengan format anyar tersebut berjumlah 273 pertandingan.
Dengan rincian 270 laga babak pendahuluan, 1 laga play-off degradasi, 1 laga play-off promosi dan 1 laga penentuan juara.
Kompetisi Liga 2 berlangsung dari Agustus 2025 s/d Mei 2026 mendatang.
