• About Us
    • Copyright
    • Pedoman Media Siber
    • Privacy Policy
  • Accor Hotels Solo helat Appreciation Night
  • Besok, Choir Competition 2018 digelar
  • Contact Us
  • Crew
    • Abu Nadzib
    • Ardi Sardjono
    • Avrilia Wahyuana
    • Damar Sri Prakosa
    • Fira Maghfirani
    • Ika Wibowo
    • Indra Saputra
    • Iwan Buwono
    • Noer Atmaja
    • Rachmad Agunanto
    • Senja Kurnia
    • Suwarmin
    • Wahyu Panji
  • Index
  • Jadwal Acara
Radio Solopos FM
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us
No Result
View All Result
Radio Solopos FM
No Result
View All Result
Home News

Kunci Keraton Dibongkar Paksa

Redaksi by Redaksi
18 April 2017
in News
0
Kunci Keraton Dibongkar Paksa

SoloposFM- Untuk memperlancar acara tingalan Jumenenganyang rencananya digelar Sabtu (22/4/2017), Satgas Panca Narendra membongkar paksa kunci pintu-pintu di Keraton Solo, Minggu (16/4/2017).

Seperti yang dilansir solopos.com berita tentang pembongkaran kunci keraton itu menjadi berita utama halaman Soloraya Harian Umum Solopos hari ini, Selasa (18/4/2017).

Satgas Panca Narendra membongkar paksa kunci pintu-pintu Keraton Solo, Minggu (16/4/2017). Pembongkaran kunci itu dilakukan untuk memperlancar persiapan tingalan jumenengan yang akan digelar Sabtu (22/4/2017).

Anggota staf Bidang Eksternal Satgas Panca Narendra, G.P.H. Soeryo Wicaksono, membenarkan peristiwa itu. Ada tiga ruangan yang dibuka paksa, antara lain pintu masuk ke Ndalem Ageng Probosuyoso, Sasana Sewaka, dan kamar pusaka. ”Pintu yang terkunci dan belum bisa dibuka hingga kini memang akan terus dibuka walau dengan cara membakar gembok sekalipun untuk kepentingan kelancaran upacara jumenengan nanti,” kata Neno, panggilan akrab Soeryo Wicaksono, saat dihubungi Espos, Minggu. Aksi itu, jelas Neno, perintah Sinuhun Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi.

Terpisah, putri Hangabehi, yakni G.K.R. Timoer Rumbai Kusuma Dewayani, saat dihubungi Espos, Senin (17/4), menyatakan tidak tahu adanya pembukaan paksa kunci pintu keraton. Ia juga tak menerima pemberitahuan apa pun dari Satgas Panca Narendra soal aksi itu.

Ia mengaku sempat melihat beberapa polisi membawa ransel berisi alat untuk membuka kunci dan membawa sejumlah rantai. Ia juga melihat anggota Satgas Panca Narendra, Begug Poernomosidi atau K.P.A.A. Condrokusumo Sura Agul-Agul. ”Saya belum tahu mau mengambil langkah apa. Saya terisolasi di sini [Keputren],” ujar dia.

 

(Annisa Wendy Pratidina)

Tags: surakartakeraton

Studio Streaming

Radio Streaming

Recent Posts

  • Warga Laweyan Solo Dapat Hadiah Umrah Iftar Ramadan dari Lorin Group Solo
  • Tirta Ampera Boyolali Perkuat Layanan, Pengaduan Pelanggan Kini Terintegrasi Digital
  • Dana Transfer Pusat Turun Rp1,5 Triliun, Sumanto: Pemprov Jateng Harus Kreatif Gali Potensi PAD
  • Fokus Kolaborasi Pemerintah Pusat–Daerah, Penanganan Rob Pekalongan Masuk Tahap Evaluasi Ulang
  • DPRD Jateng Bahas Raperda Penyelenggaraan Standardisasi Jalan dan Garis Sempadan

Category

  • Lifestyle
  • Opini
  • News
  • Program
  • Event
  • Podcast
  • Galery Foto

Site Links

  • Log in
  • Entries feed
  • Comments feed
  • WordPress.org
  • Copyright
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Lifestyle
  • Opini
  • Program
  • Video
  • Event
  • Podcast
  • About Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.